https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Lestari: Dalam Negara Demokrasi, Perubahan Sistem Ketatanegaraan Adalah Hal yang Alami

Aliyudin Sofyan | Rabu, 13/10/2021 18:30 WIB



Lestari menegaskan, semestinya isu amandemen itu tidak sampai menimbulkan perbedaan pendapat yang tajam. Sebab, dalam negara demokrasi seperti Indonesia, perubahan sistem ketatanegaraan adalah suatu proses yang alamiah dan biasa saja.  Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: MPR)

Tangerang, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, mengatakan bahwa saat ini, bangsa Indonesia dihadapkan pada gencarnya wacana amandemen UUD 1945 ke-5. Banyak elemen masyarakat melalui berbagai media diskusi, membahas isu ini secara serius hingga banyak muncul perbedaan pendapat.

Lestari menegaskan, semestinya isu amandemen itu tidak sampai menimbulkan perbedaan pendapat yang tajam. Sebab, dalam negara demokrasi seperti Indonesia, perubahan sistem ketatanegaraan adalah suatu proses yang alamiah dan biasa saja. Yang perlu diperhatikan adalah, perubahan tidak menjadi bola liar atau menjadi komoditas politik. Perubahan yang dilakukan harus berdampak baik untuk seluruh rakyat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Pimpinan MPR dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang biasa disapa Mbak Rerie ini, saat hadir dalam acara Diskusi Publik tentang `Urgensi Amandemen UUD 1945 Ke-5, Kepentingan Bangsa atau...?` kerjasama MPR dengan Fraksi NasDem MPR, di Ballroom Novotel, Tangerang, Rabu (13/10/2021).

Baca juga :
Pezeskhian Sebut Iran Siap Akhiri Perang Lewat Dialog

Sebenarnya, lanjut Mbak Rerie, wacana amandemen UUD tersebut, bukan wacana yang baru muncul. Namun, sudah menjadi isu yang sudah lama dibahas MPR periode lalu, kemudian diserahkan kepada MPR periode sekarang untuk dikaji lebih jauh. "Saya yakin, munculnya isu amandemen UUD yang dimulai dari MPR periode lalu itu berdasar kepada aspirasi rakyat dengan tujuan agar negara ini jauh lebih baik," ujarnya.

Namun, tambahnya, sebelum melakukan amandemen kembali perlu dipertimbangkan untuk melakukan evaluasi terhadap hasil-hasil amandemen yang sudah dilakukan sebelumnya. "Ini penting, saya tekankan betul itu apakah kita sudah lakukan evaluasinya. Sebab, dari evaluasi itu akan menentukan langkah-langkah yang harus disusun, jika amandemen ke-5 dilakukan," imbuhnya.

Baca juga :
Naik dari Tahun Lalu, Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang

Pada intinya, Mbak Rerie mengingatkan bahwa konstitusi yang menjadi tujuan amandemen, adalah salah satu elemen utama berjalannya negara dan menjadi panduan rakyat dalam kehidupan bernegara, harus dilakukan secara penuh kehati-hatian. Hasilnya harus sesuai dengan keinginan rakyat.

"Menyikapi amandemen UUD, saya sendiri dan Fraksi NasDem MPR berpendapat, Pertama, wacana amandemen UUD mesti dilakukan kajian akademis secara mendalam dan menyeluruh terlebih dahulu. Kedua, buka akses seluas-seluasnya kepada rakyat, agar rakyat bisa memberikan masukan dan pendapatnya untuk kemudian diolah di MPR," tegasnya.

Baca juga :
Iran Janjikan Hak Istimewa China dan Rusia di Selat Hormuz

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut Mbak Rerie, Fraksi NasDem MPR melakukan berbagai upaya, antara lain melakukan uji publik melalui metode survey yang dilakukan oleh lembaga survey dan menggelar FGD dengan menggandeng para pakar, akademisi dan tokoh nasional.

"Hasilnya nanti sesegera mungkin akan kami sampaikan dalam bentuk rekomendasi kepada partai, agar Ketum Partai mengeluarkan keputusan mengenai amandemen ini. Keputusan itu akan menjadi dasar bagi kami selaku Pimpinan MPR dari Partai NasDem untuk mengambil sikap resmi," tandasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Amandemen Demokrasi

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Humanika

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777