Jakarta, Jurnas.com - Sejumlah institusi investasi terkemuka dunia dipastikan ambil bagian dalam penyelenggaraan perdana New Asia Forum (NAF) 2026 yang akan digelar pada 3–4 Desember 2026 di The Mulia, Bali, Indonesia. Forum internasional ini diselenggarakan di bawah naungan Presiden Prabowo Subianto.
Kehadiran para investor kakap global ini menegaskan semakin besarnya perhatian dunia terhadap potensi ekonomi Asia yang saat ini menyumbang hampir 60% pertumbuhan ekonomi global.
Tokoh dan Institusi Global yang Hadir
Forum ini akan menghadirkan lebih dari 100 pembicara dari berbagai sektor strategis, termasuk eksekutif puncak dari institusi pengelola dana triliunan dolar AS, seperti:
- BlackRock (Global Infrastructure Partners)
- KKR
- Brookfield
- Oaktree
- Franklin Templeton
Sejumlah pemimpin bisnis global dari Freeport-McMoRan, Jardine Matheson, AirAsia, Databricks, Archer Aviation, dan Honeywell juga turut hadir. Selain itu, NAF 2026 akan dihadiri oleh tokoh penting pemerintahan tingkat tinggi, di antaranya Perdana Menteri Bhutan Tshering Tobgay serta mantan Kanselir Federal Austria Sebastian Kurz.
Fokus dan Target Investasi
NAF 2026 dirancang bukan sekadar ajang pertukaran gagasan, melainkan untuk memobilisasi investasi senilai US$30 miliar di kawasan New Asia. Fokus utama pertemuan ini mencakup sektor infrastruktur, energi, konektivitas digital, industri berteknologi maju, serta properti.
Managing Director Global Relations & Communications Danantara Indonesia—selaku founding partner NAF—Pahala Nugraha Mansury, menekankan pentingnya membangun kemitraan institusional yang berkelanjutan.
“Kehadiran institusi investasi global terkemuka menunjukkan bahwa investor dunia semakin menaruh perhatian pada Asia. Namun, hal terpenting bukan sekadar menarik lebih banyak modal, melainkan membangun kemitraan yang tepat agar potensi besar Asia benar-benar bisa memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujar Pahala.
Dengan mempertemukan lebih dari 1.000 peserta yang terdiri atas pejabat tinggi, investor global, dan pemimpin bisnis dalam lebih dari 40 sesi, NAF 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra investasi global yang tepercaya dan strategis dalam jangka panjang.





