Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito. (Foto : Jurnas/BNPB).
Jakarta, Jurnas.com- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menerangkan vaksinasi berperan penting dalam meminimalisir varian baru Covid-19. Hal ini sesuai dengan penelitian kemunculan kasus positif Covid-19 usai individu menerima vaksin.
"Dari 1,8 juta genome virus Covid-19 di 183 negara menyebutkan pasien yang telah menerima vaksin Covid-19 dan positif maka terlihat adanya penurunan mutasi," ujar Wiku dalam keterangan persnya, Kamis (15/7/2021).
"Maka dari itu, vaksinasi berperan penting dalam meminimalisir varian baru," sambungnya.
Pemerintah Siapkan 135 Pos Vaksinasi Covid-19
Wiku menyebut, dua dosis suntikan vaksin Covid-19 sudah cukup dalam membentuk kekebalan tubuh. Lantaran, antibodi penerima vaksin dapat bertahan dalam jangka waktu lama baik hitungan bulan atau tahun.
Kendati demikian, ia menyebut maraknya varian baru dapat mempengaruhi efektivitas vaksinasi yang telah diterima.
Masyarakat Diimbau Lengkapi Vaksinasi Covid-19
"Dalam hal ini, WHO menyatakan vaksinasi Covid-19 sangat penting terutama dalam meminimalisir gejala yang ditimbulkan ketika dalam keadaan positif Covid-19," tandas Wiku.
Sebagai informasi, data dari Kementerian Kesehatan sampai dengan Kamis (15/7/2021) kemarin, masyarakat yang telah menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua sekitar 15.810.099 orang atau 7,59 persen. Sementara, untuk penerima vaksin dosis pertama berjumlah 39.628.149 orang atau jika dipersentasekan sebanyak 19,03 persen.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Vaksinasi Covid-19 Wiku Adsasmito















