Sabtu, 18/04/2026 07:54 WIB

PDIP: Jangan Sampai Rakyat Terbelah Karena Perbedaan Cara Perangi Covid-19





Kalangan dewan menyayangkan masih banyaknya komentar negatif terhadap pemerintah terkait penanganan Covid-19.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDIP, Rahmad Handoyo. (Foto: Jurnas)

Jakarta, Jurnas.com - Kalangan dewan menyayangkan masih banyaknya komentar negatif terhadap pemerintah terkait penanganan Covid-19. 

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengatakan, seluruh elemen bangsa untuk bersatu-padu, bergotong-royong mendarmabaktikan tenaga dan pikiran untuk membantu negara menuntaskan pandemi Covid-19.

“Inilah momentum kita menjadi seorang negarawan untuk mendarmabaktikan tenaga dan pikiran kita untuk ibu pertiwi dengan segala potensi, segala tindakan dan segala doa untuk melawan Covid-19,” tegas Rahmad kepada wartawan, Kamis (8/7).

Politisi Fraksi PDIP itu menambahkan, saat bangsa ini berperang melawan Covid-19 ada saja komentar seolah-olah menyalahkan pemerintah. Hal tersebut tentu saja menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat dan berujung pada kelalaian dalam menjalankan protokol kesehatan.

Rahmad Handoyo mengimbau, hendaknya semua pihak baik itu politisi, pengamat, epidemiologi, akademisi, atau siapapun juga agar berandengan tangan membantu pemerintah menyerukan perang terhadap Covid-19. 

“Jangan sampai rakyat terkotak kotak, terbelah hanya karena terjadi perbedaan penanganan bagaimana cara perang melawan Covid-19,” imbaunya.

Dalam negara demokrasi, perbedaan pendapat itu penting. Rahmad menerangkan, peran oposisi itu penting di dalam pembangunan bangsa. 

“Perbedaan pendapat boleh-boleh saja, tapi di saat perang, semua harus bersatu padu satu  melawan musuh. Itu baru namanya negarawan sejati. Bukan malah mencari-cari celah menyalahkan pemerintah,” ujarnya.

Perang terhadap Covid-19 bisa dimenangkan jika semua anak bangsa bersatu padu. Rahmad mengingatkan, jadi politisi ataupun pengamat itu mudah, tapi menjadi negarawan itu sesuatu hal yang membutuhkan kesadaran kita semua. 

‘’Jadi ayo, jadi politisi yang negarawan, ayo menjadi epidemiologi yang negarawan, ayo menjadi pengamat yang negarawan, semua untuk ibu pertiwi,” pungkasnya.

KEYWORD :

Warta DPR Komisi IX DPR PDIP Covid-19 Rahmad Handoyo




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :