Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy
Jakarta, Jurnas.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melarang adanya perpeloncoan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Hal ini disampaikan Mendikbud saat melakukan kunjungan ke SD Muhammadiyah 5, Jakarta, pada Senin (15/7) sembari mengantarkan anak bungsunya ke sekolah.
“Tidak boleh ada perpeloncoan. Ingat, siswa-siswa baru ini berada di lingkungan yang baru. Mereka perlu beradaptasi,” kata Muhadjir kepada awak media.
Mensos Evaluasi MPLS Sekolah Rakyat di 63 Titik
Sementara sebagai bentuk pengawasan, Mendikbud meminta wakil kepala sekolah bidang kesiswaan memantau pelaksanaan MPLS. Begitu juga kepada para siswa yang berstatus sebagai kakak kelas, supaya membantu dan membimbing peserta didik baru, dalam mengenalkan lingkungan sekolah.
“Pengertian lingkungan bukan berarti fisik, tapi kultur, budaya, tradisi yang hidup, kegiatan positif di sekolah itu harus dikenalan betul,” ujar dia.
Muhadjir juga memandang baik program kakak asuh dan adik asuh yang diterapkan di SD Muhammadiyah 5 Jakarta. Program ini tepat untuk mengajarkan tanggung jawab kepada siswa senior, untuk membimbing adik kelas barunya, serta menghindari bullying
“Ini saya kira satu langkah yang sangat bagus. Saya anjurkan semua sekolah melakukan program ini, dan saya tahu banyak sekolah yang sudah melakukannya,” tandas dia.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
MPLS Muhadjir Effendy Hari Pertama Masuk Sekolah




























