Minggu, 19/04/2026 19:25 WIB

Kiai Ma`ruf Hadiri Empat Kegiatan dalam 11 Jam di Sumsel





Kelompok muda atau kini populer dengan sebutan milenial yang meliputi kalangan pelajar, mahasiswa, dan santri, adalah kader yang menentukan masa depan bangsa.

KH Ma`ruf Amin didampingi sang Istri Nyai Wury Estu Handayani saat kunjungan politik di Sumsel

Sumsel, Jurnas.com - Cawapres nomor urut 01 Prof. DR. K.H Ma`ruf Amin menghadiri empat kegiatan bersama masyarakat dalam kunjungan politiknya di Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (29/3/2019).

Empat kegiatan itu adalah Deklarasi Brigade Mahasiswa Jokowi-Amin di Ballroom Golden Sriwijaya di Jakabaring, Palembang. Setelah itu, Ma`ruf bertemu dan bersilaturahmi dengan kiai, ulama dan tokoh Kabupaten Ogan Ilir.

Selesai beryemu ulama dan tokoh Oga Ilir, pendamping Jokowi di Pilpres 2019 ini menghadiri pelantikan Jaringan Kiai dan Santri Sumatra Selatan (JKSS) dan deklarasi kiai dan santri untuk Jokowi-Ma`ruf di Hall JSC Jakabaring.

Kunjungan di Sumsel itu, diakhiri dengan silaturahmi dengan para kiai pengasuh pondok pesantren di Yayasan Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Talang Jambe, Sukarame, Palembang.

Dalam kampanyenya di hadapan Jaringan Kiai dan Santri Sumatera Selatan, Kiai Ma’ruf menekankan perlunya peningkatan kualitas pendidikan dan jaminan fasilitas pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.

Fasilitas pendidikan yang dimaksud Kiai Ma`ruf adalah ketersediaan sarana pendidikan yang berkualitas namun terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Pemerintah saat ini juga sudah menyediakan kartu Indonesia Pintar, yang jangkauannya akan diperluas, tidak hanya sampai SMA tetapi sampai biaya kuliah di perguruan tinggi nanti akan ditanggung oleh KIP," jelas Kiai Ma`ruf.

Jaminan biaya pendidikan itu, kata Kiai Ma’ruf, merupakan komitmenya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Kiai Ma’ruf bersama Jokowi, juga berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pendidikan pesantren-pesantren di Indonesia, bila memenangi Pilpres 2019.

Dijelaskan Kiai Ma`ruf, kelompok muda atau kini populer dengan sebutan milenial yang meliputi kalangan pelajar, mahasiswa, dan santri, adalah kader yang menentukan masa depan bangsa.

Oleh karena itu, katanya, milenial harus memiliki pengetahuan, ilmu, dan keterampilan. Selain itu, tegasnya, anak muda mesti punya semangat juang.

"Kalau enggak punya fighting spirit berarti loyo. Padahal pemuda Indonesia pasti bisa. Buktinya saat Asian Games atlet kita dapat 30 lebih medali dari target hanya 16-17 medali saja. Itu karena semangat juangnya tinggi," ujar Kiai Ma`ruf.

Atas dasar itu, pada pemerintahan periode kedua Jokowi, Kiai Ma`ruf menjanjikan pemerintah akan membangun SDM yang cerdas, produktif, bersemangat juang tinggi, serta beriman dan akhlak mulia.

"Ini cita-cita besar yang akan kita bangun," tuntas Kiai Ma`ruf.

KEYWORD :

KH Ma`ruf Amin Sumsel Brigade Mahasiswa Milenials




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :