Ilustrasi foto rudal (Foto: Arab News)
Manila - Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, membenarkan rencana Negara Lumbung Padi memboyong lebih banyak rudal buatan Israel.
"Departemen Pertahanan Nasional akan membeli sistem pertahanan jenis Python dan Derby (SPYDER) dari perusahaan teknologi pertahanan Israel Rafael Advanced Defense Systems," kata kantor berita Filipina.
SPYDER adalah sistem rudal yang dirancang untuk melawan serangan pesawat terbang, helikopter, UAV, dan amunisi presisi berpemandu. Sistem ini memberikan perlindungan efektif bagi aset berharga, serta pertahanan untuk pasukan yang berada di area pertempuranBaca juga :
Balada Sepatu Rusak dan Pakaian Usang di Gaza, Beli Baju untuk Anak atau Seminggu tak Makan?
Namun, seperti dilansir dari Anadolu, Lorenzana belum mengetahui berapa peluncur rudal yang akan dibeli pemerintah.
Balada Sepatu Rusak dan Pakaian Usang di Gaza, Beli Baju untuk Anak atau Seminggu tak Makan?
Baca juga :
Kematian Pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah, Rakyat Lebanon Khawatir dengan Masa Depan tak Pasti
Kematian Pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah, Rakyat Lebanon Khawatir dengan Masa Depan tak Pasti
Angkatan Laut Filipina menguji keefektifan rudal dalam latihan angkatan laut di Limay, Bataan pada Agustus 2018. Sistem rudal Israel-Er yang dipasang di kapal perang angkatan laut secara akurat menetralisir target dari jarak enam kilometer.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Israel Teroris Filipna Sistem Rudal Rudal SPYDER
























