Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk tidak mengidentikkan terorisme dan radikalisme dengan umat Islam.
“Kita menolak radikalisme karena itu umat Islam sakit hati dituduh radikal,” jelas Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin saat menggelar rapat pleno dengan TNI di Jakarta, Rabu.Menurut Din, Umat Islam sangat menghargai kedaulatan NKRI. Bahkan umat Islam siap melakukan bela negara. “Bela negara adalah jati diri umat Islam,” ujar Din.Din juga mengimbau agar TNI peka terhadap komunisme dan liberalisme. Menurut dia, pemahaman tersebut juga menjadi ancaman bagi kedaulatan negara.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Terorisme Majelis Ulama Indonesia TNI
























