Tentara Myanmar
Ankara – Amnesty Internasional dalam laporannya berjudul "Membangun Kembali Negara Bagian Rakhine merilis bahwa tentara Myanmar telah menghancurkan dan membangun kembali, kemudian memiliterisasi desa-desa Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar.
Laporan berdasarkan gambar satelit, pernyataan saksi mata dan organisasi-organisasi HAM tersebut menyatakan, tentara meratakan desa-desa Rohingya dengan buldoser sejak Januari lalu, untuk mendirikan bangunan-bangunan baru di sana.Laporan yang memuat gambar bagaimana desa-desa tersebut dihancurkan dan dibangun kembali itu juga menunjukkan bahwa selain fasilitas-fasilitas sipil baru untuk warga Rohingya yang akan kembali ke sana, desa-desa tersebut juga dimilterasi secara menakutkan dengan jalan dan fasilitas untuk tentara.Direktur Penanggulangan Krisis Amnesty Internasional Tirana Hassan mengatakan, militerisasi "menakutkan" ini telah menghapus bukti kejahatan terhadap Rohingya. “Basis-basis baru didirikan oleh pasukan keamanan yang sama dengan yang melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap Rohingya,” kata dia.Baca juga :
Ini Kedudukan Seorang Mualaf Menurut Al-Qur`an
Ini Kedudukan Seorang Mualaf Menurut Al-Qur`an
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Myanmar Kekerasan Muslim Islam




























