Ilustrasi kedokteran (foto: Google)
Jakarta - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dinilai tidak melindungi pasiennya. Demikian disampaikan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Irma Suryani menanggapi dugaan pelecehan seksual yang dialami pasien cantik W (33) oleh oknum perawatan di RS National Hospital Surabaya.
Menurut Irma, pelecehan seksual yang dialami pasien itu merupakan akibat dari ketidaktegasan IDI. Dan IDI sangat lemah dalam memberikan perlindungan terhadap pasien sehingga pelecehan terus terjadi. Sebaliknya, kata Irma, IDI justru selama ini selalu tegas dan tampil gagah saat memberikan pembelaan terhadap anggotanya yang terindikasi bermasalah. "Seharusnya IDI tidak hanya terikat memberikan perlindungan terhadap anggotanya tetapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat, pembelaan terhadap institusinya sendiri sangat tinggi sekali," kata Irma dalam diskusi bertajuk `Hospital tanpa Hospitality` di Jakarta Pusat, Sabtu (27/1/2018).
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Ikatan Dokter Pelecehan Seksual DPR






















