Ilustrasi
Jakarta - Praktisi kesehatan klinis dan Ketua Indonesian Society of Digestive Endoscopy Ari F Syam mengingatkan fenomena selfie (swafoto) pada era digital saat ini harus disikapi secara bijaksana dan proporsional. Ari juga menyebutkan enam motivasi seseorang melakukan selfie.
"Di era berkembangnya teknologi gadget yang semakin deras dengan kualitas gambar dan modifikasi gambar yang baik membuat fenomena selfie menjadi populer dan mendunia. Tetapi tetap kita harus menyikapi dengan bijaksana dan proporsional dalam melakukan selfie," kata Ari Syam dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/12).Ari mengungkapkan, berdasarkan riset Nottingham Trent University, ada enam motivasi kenapa seseorang melakukan selfie. Yakni :1.Meningkatkan kepercayaan diri dan menjadi berbahagia setelah melakukan selfie2.Mencari perhatian
3.Meningkatkan mood
4.Berhubungan dengan lingkungan sekitar
5.Meningkatkan adaptasi mereka dengan kelompok sosial di sekitar mereka
6.Untuk berkompetisi secara sosial.
Baca juga :
Solusi Nabi Muhammad untuk Melepas Kehinaan Diri
Ia berpendapat mengambil foto diri secara mandiri dan membagikan melalui media sosial sudah merupakan budaya masyarakat zaman "now"."Tujuannya macam-macam dan dianggap sebagai upaya pengembangan psikososial. Kegiatan selfie sudah mendunia dalam lima tahun terakhir ini dan semakin meningkat drastis dalam dua tahun terakhir. Semakin banyak pelakunya semakin banyak laporan kecelakaan yang berhubungan dengan pengambilan selfie," ucapnya.
Solusi Nabi Muhammad untuk Melepas Kehinaan Diri
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Selfie Motivasi

























