Pendiri Sosial media Facebook, Mark Zuckerberg (Foto: Aljazeerah)
San Fransisco - Pemilik Facebook, Mark Zulkerberg menyatakan, untuk pertama kalinya akan memungkinkan siapa saja melihat iklan politik yang ditampilkan tanpa peduli siapa yang ditargetkan.
Dan Facebook juga akan menuntut pengiklan politik untuk mengungkapkan siapa yang membayar iklan tersebut. Ini menyangkut persyaratan yang menurut undang-undang AS berlaku untuk iklan politik di televisi, namun tidak di media sosial."Kami akan bekerja sama dengan pihak lainnya untuk menciptakan standar baru untuk transparansi dalam iklan politik dalam jaringan," ujar Zuckerberg.Zuckerberg melalui siaran langsung di Facebook dari kantor pusat perusahaan di Menlo Park, California mengatakan perubahan tersebut akan membantu mengatasi kekhawatiran pemerintah Amerika Serikat, termasuk Rusia menggunakan iklan Facebook untuk ikut campur dalam pemilihan negara lain.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Facebook Mark Zulkerberg



















