Ketua DPR, Setya Novanto
Jakarta - Meski berstatus sebagai tersangka korupsi e-KTP, Setya Novanto (Setnov) masih menjabat sebagai Ketua DPR dan Ketua Umum Partai Golkar. Bagaimana rasanya seorang tersangka korupsi memimpin sebuah lembaga negara dan partai politik?
Pakar Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan, seseorang yang tersangkut kasus hukum, apalagi kasus korupsi dipastikan tidak nyaman untuk memimpin."Ketika KPK mentersangkakan, maka yang bersangkutan itu sudah tidak nyaman dalam memimpin. (Setnov) dia akan merasa jalan kayak menginjak duri," kata Siti, kepada Jurnas.com, Jumat (11/8).Sebab, lanjut Siti, Ketua Umum Partai Golkar itu harus menghadapi berbagai cercaan dari publik. Apalagi, Setnov memimpin sebuah lembaga negara yang mewakili rakyat.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Setya Novanto Setnov Tersangka e-KTP Kasus e-KTP






















