Ketua DPP Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin
Jakarta - Sejumlah elite partai politik dan tokoh nasional belakangan ini ramai-ramai membahas dan menyebar spanduk guna memperkuat ideologi Pancasila di tanah air.
Namun tidak demikian dengan Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin. Menurutnya, perkuat Pancasila bukan dengan banyak-banyakan buat kaos dan menyebar spanduk."Berani lawan korupsi dan tidak paksakan angket KPK itu baru politisi yang Pancasilais," kata Didi, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Sabtu (17/6).Didi menegaskan, mendukung KPK dalam rangka memberangus tindak kejahatan korupsi dan menolak Hak Angket KPK juga sebagai bentuk politisi yang Pancasilais.Baca juga :
Apa Itu Hari Kesaktian Pancasila? Ini Sejarahnya
"KPK jangan sia-siakan dukungan rakyat tolak Angket. Jangan kecewakan rakyat karena takut bongkar kasus-kasus besar. Jika berani maka tidak ada alasan dilemahkan," tegasnya.
Apa Itu Hari Kesaktian Pancasila? Ini Sejarahnya
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Angket KPK Pansus Angket KPK Pancasila























