Senin, 26/10/2026 15:02 WIB

Kerap Star Syndrome, Hoeness Sentil Wonderkid Bayern





Presiden Kehormatan Bayern Munich, Uli Hoeness, melontarkan teguran terbuka kepada penyerang belia berusia 18 tahun, Lennart Karl, agar tetap membumi

Pemain muda Bayern Munich, Lennart Karl (Foto: Sports Mole)

Munich, Jurnas.com - Presiden Kehormatan Bayern Munich, Uli Hoeness, melontarkan teguran terbuka kepada penyerang belia berusia 18 tahun, Lennart Karl, agar tetap membumi dalam meniti karier profesionalnya.

Hoeness menilai bahwa sang pemain muda masih sangat jauh dari status bintang besar, dan meminta semua pihak tidak memberikan sanjungan yang berlebihan.

Teguran keras dari tokoh senior klub raksasa Jerman tersebut disampaikan secara langsung saat melakoni wawancara bersama surat kabar Welt am Sonntag, sebagaimana dikutip dari Sports Mole pada Senin (26/10).

Langkah disipliner ini diambil manajemen klub guna menyelamatkan bakat muda sang pemain dari tekanan publik yang dapat merusak proses perkembangannya. Sebab, menurut Hoeness, setiap pemain muda yang baru menembus tim utama perlu memiliki sikap rendah hati.

"Dia masih sangat jauh dari status sebagai seorang superstar. Pemain muda membutuhkan kerendahan hati," kata Hoeness.

Mantan petinggi Bayern tersebut juga mempertanyakan pola perlindungan berlebihan yang selama ini diberikan kepada Karl oleh lingkungan sekitarnya. Padahal, tekanan merupakan bagian yang sangat diperlukan dalam perkembangan tingkat elit,

Selain itu, Hoeness secara tegas menolak berbagai perbandingan yang menyepadankan kemampuan Karl dengan winger senior Bayern Munich, Michael Olise. "Perbandingan dengan Olise sama sekali tidak membantunya. Masih ada perbedaan yang sangat besar di antara mereka berdua," ujar dia.

Laporan terpisah dari Bild mengungkapkan bahwa hierarki pimpinan Bayern merasa kurang nyaman dengan aktivitas sosial media sang pemain. Pihak manajemen menyoroti intensitas unggahan kehidupan pribadi Karl serta hubungannya dengan influencer gaya hidup Zoe Kappele yang dinilai terlalu berlebihan.

Intervensi terbuka dari Hoeness ini dilatarbelakangi oleh penurunan performa Karl setelah sempat tampil menggebrak pada musim 2025-2026. Karl sempat mengukir rekor sebagai pencetak gol termuda Bayern di Liga Champions saat membantai Club Brugge 4-0 di usia 17 tahun, yang memicu munculnya julukan `Lionel Messi baru`.

Namun, cedera otot paha yang didapatkannya saat menjalani pemusatan latihan bersama tim nasional Jerman membuat Karl gagal tampil di Piala Dunia dan kesulitan menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya.

Hoeness menekankan bahwa teguran ini bertujuan memberikan motivasi positif agar Karl fokus bekerja keras di lapangan alih-alih terbuai oleh ekspektasi publik.

KEYWORD :

Uli Hoeness Lennart Karl Bayern Munich




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :