Sabtu, 24/10/2026 05:19 WIB

Topan Champi Terjang Taiwan, Dua WNI Dilaporkan Luka-Luka





Kemlu RI terus melakukan koordinasi terkait keselamatan warga negara Indonesia (WNI) dan mencatat dua WNI terluka akibat Topan Champi yang melelanda Taiwan.

Seorang wanita berjuang melawan angin kencang yang disebabkan oleh Topan Champi di Taipei, Taiwan pada 23 Oktober 2026. (Foto: AP)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Luar Negeri RI terus melakukan koordinasi terkait keselamatan warga negara Indonesia (WNI) dan mencatat dua WNI terluka akibat Topan Champi yang melanda Taiwan.

Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemlu Heni Hamidah menjelaskan kedua WNI tersebut mengalami luka ringan karena kendaraan mereka, masing-masing sepeda dan sepeda motor, terhempas angin kencang.

“Keduanya telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat,” kata Heni melalui pesan singkat pada Jumat.

Berdasarkan laporan resmi dari otoritas setempat, bencana tersebut telah menelan satu korban jiwa warga Taiwan, serta melukai 163 korban yang terdiri dari 154 warga Taiwan, lima warga Vietnam, dua warga Malaysia, serta dua warga Indonesia.

Saat ini, Kemlu melalui Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei berkoordinasi intensif dengan sejumlah pihak terkait serta keluarga untuk menyampaikan perkembangan kondisi keduanya.

Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan situasi di wilayah Taiwan menyusul terjadinya Taifun Champi yang dilaporkan telah memasuki daratan Taiwan pada 23 Oktober 2026 pukul 04:00 waktu setempat.

Berdasarkan informasi dari badan cuaca dan kedaruratan Central Emergency Operation Center (CEOC) dan Central Weather Administration (CWA), terdapat sejumlah laporan terkait pohon tumbang, serta kerusakan baliho dan jalan yang telah ditangani secara bertahap oleh otoritas setempat.

Topan itu juga mengakibatkan pembatalan sebanyak 262 penerbangan domestik dan 717 penerbangan internasional pada 23 Oktober 2026.

Moda transportasi lain seperti kapal feri, kereta api, serta MRT turut mengalami pembatalan, penyesuaian rute, hingga pemberhentian operasional untuk sementara waktu.

Selain itu, sebanyak 18.709 kapal penangkap ikan yang sempat berlayar telah kembali berada di pelabuhan. Otoritas setempat telah memerintahkan seluruh kru kapal asing untuk turun ke darat.

KDEI Taipei telah menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI di Taiwan agar senantiasa waspada, mengikuti perkembangan informasi resmi terkait topan dari otoritas setempat, serta tidak bepergian kecuali untuk keperluan mendesak.

Dalam kondisi darurat, WNI yang terdampak bencana taifun dan/atau memerlukan bantuan dapat menghubungi Hotline KDEI Taipei melalui nomor +886-901-132-000 atau +886-987-587-000.

KEYWORD :

Topan Champi Badai Taiwan Cuaca Taiwan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :