pelatih Manchester United, Michael Carrick (Foto: manutd.com)
Jakarta, Jurnas.com - Michael Carrick tak mampu menyembunyikan kekecewaannya setelah Manchester United dibantai Como dengan skor 1-4 dalam pertandingan Liga Champions, pada Rabu (21/10) malam WIB.
Pelatih Manchester United itu bahkan mengakui penampilan anak asuhnya begitu buruk hingga sulit untuk disaksikan.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Carrick menilai Manchester United gagal menunjukkan intensitas, agresivitas, dan semangat juang yang seharusnya menjadi dasar permainan tim.
Ia berharap Manchester United bisa melanjutkan penampilan yang lebih baik setelah bermain imbang melawan Leeds United. Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik dengan harapannya.
“Intensitas, agresivitas, dan kemauan nyata untuk memberikan segalanya malam ini justru berbanding terbalik dengan penampilan yang kami inginkan. Saya harus mengatakan bahwa pertandingan ini sulit untuk ditonton,” kata Carrick dikutip dari laman resmi klub pada Kamis (22/10).
Menurut Carrick, persoalan Manchester United bukan sekadar kebobolan empat gol. Ia juga kecewa melihat cara tim bermain dan sikap para pemain dalam menghadapi tekanan lawan.
“Bukan hanya soal gol. Cara kami bermain pada beberapa momen dan bagaimana kami menjalani pertandingan benar-benar sulit untuk saya saksikan,” ujarnya.
Carrick mengaku sulit memahami mengapa performa Manchester United bisa berubah begitu drastis.
Ia menyadari setiap tim bisa mengalami pertandingan buruk, tetapi cara timnya tampil saat menghadapi Como dinilai tidak dapat diterima.
“Sulit untuk memahami bagaimana penampilan kami bisa begitu berbeda. Semua tim bisa bermain baik dan mengalami penampilan buruk, tetapi bermain dengan cara seperti itu benar-benar tidak tepat,” ucapnya.
Pelatih berusia 45 tahun tersebut juga menyampaikan permintaan maaf kepada suporter Manchester United yang datang langsung ke Italia.
Ia merasa para pendukung pantas mendapatkan penampilan yang lebih baik setelah meluangkan waktu dan mengeluarkan biaya untuk mendukung tim.
Carrick menilai hasil pertandingan bisa saja berakhir dengan kemenangan atau kekalahan. Namun, ia menekankan bahwa para pemain tetap harus menunjukkan sikap dan perjuangan yang mencerminkan nilai-nilai klub.
Di sisi lain, Carrick mengakui dirinya sangat kecewa, frustrasi, bahkan marah atas penampilan tim. Meski demikian, ia meminta para pemain segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya.
Manchester United dijadwalkan menjamu Bournemouth di Old Trafford pada Minggu. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Carrick dan anak asuhnya untuk merespons kekalahan telak dari Como sekaligus memperbaiki penampilan yang mendapat kritik keras dari sang pelatih.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Manchester United Michael Carrick Como 1907 Liga Champions

























