Gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister (Foto: liverpoolfc.com)
London, Jurnas.com - Liverpool meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Villarreal dalam lanjutan Liga Champions di Anfield, Selasa (20/10/2026) malam waktu setempat.
Alexis Mac Allister menjadi salah satu pemain kunci setelah mencetak dua gol dalam kebangkitan The Reds dari ketertinggalan dua gol.
Liverpool sempat tertinggal 0-2 setelah Georges Mikautadze dan Sergi Cardona mencetak gol untuk Villarreal.
Mac Allister kemudian memperkecil ketertinggalan melalui sundulan yang menyambut sepak pojok Kostas Tsimikas.
Gol tersebut menjadi awal kebangkitan Liverpool. Ronald Araujo menyamakan kedudukan sebelum turun minum, sedangkan Mac Allister membawa timnya berbalik unggul pada babak kedua.
Gol keempat dicetak Florian Wirtz, sementara Villarreal hanya mampu memperkecil skor melalui Tani Oluwaseyi pada menit-menit akhir.
Mac Allister mengaku menyukai situasi bola mati, terutama ketika menyerang tiang dekat untuk menyambut umpan sepak pojok.
“Seperti yang kalian lihat, saya tidak tinggi! Namun, saya suka masuk ke kotak penalti,” kata Mac Allister dikutip dari laman resmi klub pada Kamis (22/10).
“Saya sangat menyukainya. Pelatih bola mati juga tahu saya suka menyerang tiang dekat. Saya juga mencetak gol seperti itu di Piala Dunia. Itu posisi yang saya sukai dan sundulannya bagus,” ujarnya.
Gelandang asal Argentina itu juga memuji kontribusi Rio Ngumoha, yang memberikan assist untuk gol keduanya.
Menurut Mac Allister, pemain muda tersebut mampu menjalankan masukan yang sebelumnya ia sampaikan mengenai cara memberikan umpan.
“Gol kedua, luar biasa dari Rio lagi. Saya selalu berbicara dengannya tentang mengirim umpan mendatar, seperti cutback. Hari ini dia melakukannya dan bermain sangat baik,” kata Mac Allister.
Mac Allister turut menjelaskan perubahan taktik yang dilakukan Liverpool setelah kesulitan menguasai pertandingan pada awal laga.
Sekitar menit ke-30 hingga ke-35, tim melakukan penyesuaian posisi untuk meningkatkan penguasaan bola.
Trey Nyoni ditempatkan sedikit lebih dalam, sementara Mac Allister bergerak ke tengah. Perubahan itu membantu Liverpool mengendalikan permainan dan menciptakan lebih banyak peluang.
“Pada 10 hingga 15 menit terakhir babak pertama, permainan kami sudah jauh lebih baik. Kemudian, pada babak kedua, kami mencetak gol-gol yang penting,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi keputusan pelatih Andoni Iraola dalam mengubah pendekatan permainan. Menurutnya, Liverpool perlu mendominasi pertandingan dan menciptakan peluang ketika sedang tertinggal.
Kemenangan atas Villarreal membuat Liverpool mencatatkan tiga kemenangan dari tiga pertandingan pada fase liga Liga Champions.
Meski puas dengan hasil tersebut, Mac Allister menilai timnya masih perlu memperbaiki sejumlah aspek permainan.
“Saya pikir kami berada di jalur yang benar, tetapi jika melihat pertandingan hari ini, penampilan kami masih jauh dari sempurna. Jadi, kami harus terus bekerja dan memberikan segalanya,” katanya.
Mac Allister berharap Liverpool dapat mengakhiri musim dengan meraih trofi. Ia menyebut musim ini sangat penting bagi tim dan meminta rekan-rekannya terus bekerja keras.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Sepakbola Dunia Alexis Mac Allister Liverpool vs Villarreal Liga Champions




















