Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: Celal Gunes/AA/Anadolu)
Jakarta, Jurnas.com - Seorang pria berusia 24 tahun asal Negara Bagian Kansas, Amerika Serikat (AS), ditangkap pada akhir pekan lalu karena dugaan mengancam akan menembak Presiden AS Donald Trump menjelang kampanye Trump pada Senin (19/10) di negara bagian tersebut, demikian menurut Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Kansas.
Penyelidikan bermula pada Kamis (15/10), ketika sebuah petunjuk mengarahkan pihak berwenang ke komentar-komentar di Facebook yang dibuat tersangka, Jaden Read, pada artikel KAKE News yang merinci rencana kunjungan Trump ke Wichita, Kansas.
Menurut siaran pers yang dirilis kantor kejaksaan tersebut pada Senin (19/10), Read menulis: "Mari kita tembak Trump, sejujurnya, mana penembak kita? Saya sudah muak dengan hidup yang hanya soal uang ini."
Dia kemudian langsung menyusul dengan komentar kedua: "Saya baru saja mendapatkan peluru 308 dan 305 dan saya akan membunuh si pedofil ini."
Pihak berwenang menemukan bahwa Read telah mengunggah dua ancaman tambahan pada artikel lain dari KWCH 12 News tentang kunjungan presiden tersebut.
"Bisakah kita tembak dia di Kansas, tolong, saya sendiri yang akan melakukannya," tulis Read dalam komentarnya.
Semenit kemudian, dia menambahkan: "Saya tahu di mana pidatomu akan berlangsung. Sudah memetakan atap-atap di sekitar lokasi. Akan `di-Kirk-kan` karena kalian tidak bisa menolongnya."
Penyelidik menyampaikan bahwa frasa "di-Kirk-kan" tampaknya merujuk pada pembunuhan aktivis politik Charlie Kirk (31) pada September 2025 di Universitas Utah Valley.
Read ditangkap pada Sabtu (17/10) di Clearwater, Kansas, dan masih berada dalam tahanan federal menunggu sidang penahanan.
Meski ada ancaman tersebut, Trump tetap menghadiri kampanye di Park City, Kansas, pada Senin malam waktu setempat untuk mendukung pencalonan kembali Senator Roger Marshall dari Partai Republik.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Presiden AS Donald Trump Ancaman Penembakan
























