Helandang Manchester United, Youri Tielemans (Foto: manutd.com)
Jakarta, Jurnas.com - Manchester United menelan kekalahan telak 1-4 dari Como dalam pertandingan Liga Champions di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10) malam WIB.
Gelandang Youri Tielemans meminta maaf kepada suporter yang datang langsung ke Italia dan mengakui timnya harus berjuang lebih keras.
Dalam wawancara dengan MUTV seusai pertandingan yang dikutip pada Kamis (22/10), kapten timnas Belgia itu menilai Manchester United tampil buruk sejak awal.
Mereka kebobolan ketika pertandingan baru berjalan sekitar dua menit melalui gol Nico Paz, sehingga kesulitan mengembangkan permainan.
“Kami bermain sangat buruk dan kebobolan setelah dua menit. Hal itu langsung membuat kami berada dalam posisi sulit,” kata Tielemans.
Ia mengakui para pemain berusaha bangkit setelah jeda, tetapi Como kembali mencetak gol pada awal babak kedua.
Anastasios Douvikas menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-49, sebelum Paz mencetak gol keduanya pada menit ke-57.
Jacobo Ramon kemudian memperbesar keunggulan Como menjadi 4-0 pada menit ke-76.
Manchester United hanya mampu mencetak gol hiburan melalui Joshua Zirkzee pada masa tambahan waktu. Hasil tersebut membuat malam mereka di kompetisi Eropa berakhir mengecewakan.
Tielemans menilai banyak aspek permainan Manchester United tidak berjalan sesuai rencana, mulai dari koordinasi antarpemain hingga tekanan terhadap lawan.
“Semuanya tidak berjalan pada malam ini. Kami tidak kompak sebagai tim, tidak bermain baik bersama-sama, tekanan kami tidak berjalan, dan ketika menguasai bola, kami tidak mampu mengambil keputusan yang tepat,” ujarnya.
Ia juga menilai Como terlalu mudah melewati tekanan yang diberikan Manchester United. Menurut Tielemans, tim harus segera melupakan hasil tersebut karena sejumlah pertandingan berikutnya sudah menanti.
“Kami harus melangkah maju karena masih ada pertandingan yang akan datang,” katanya.
Selain mengkritik performa tim, Tielemans menyampaikan permintaan maaf kepada suporter tandang yang telah menempuh perjalanan jauh untuk mendukung Manchester United.
“Mereka datang jauh-jauh dan tidak ingin melihat penampilan seperti ini. Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan sekarang adalah meminta maaf,” ujar Tielemans.
Ia menyadari permintaan maaf saja tidak cukup jika tidak disertai perubahan di lapangan.
Para pemain, menurutnya, harus menunjukkan penampilan yang lebih baik untuk membalas dukungan suporter.
“Kami bisa meminta maaf sebanyak yang kami mau, tetapi kami harus menunjukkan performa di lapangan. Saat ini, kami belum melakukannya. Ini masa yang sulit bagi mereka yang mendukung klub, dan kami sebagai pemain harus berjuang,” katanya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Manchester United Youri Tielemans Como 1907 Liga Champions






















