Ilustrasi - lafadz Nabi Muhammad SAW (Foto: Pexels/Allan Feitor)
Jakarta, Jurnas.com - Mencari keridaan manusia terkadang membuat seseorang dihadapkan pada pilihan sulit, terutama ketika harus berhadapan dengan kekuasaan.
Dalam ajaran Islam, seorang Muslim diingatkan agar tidak mengorbankan prinsip agama demi menyenangkan penguasa, terlebih jika tindakan tersebut bertentangan dengan perintah Allah SWT.
Rasulullah SAW berkata:
مَنْ أَرْضَى سُلْطَاناً بِمَا يُسْخِطُ اللَّهَ خَرَجَ مِنْ دِينِ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ
Artinya: "Barangsiapa yang mencari ridha penguasa dengan sesuatu yang membuat murka Allah, maka ia telah keluar dari agama Allah Azza wa Jalla." (Bihar al-Anwar, Jilid 70, hlm. 393)
Hadis tersebut memberikan peringatan tentang bahaya mendahulukan kepentingan penguasa daripada ketaatan kepada Allah SWT.
Kedudukan, jabatan, maupun keinginan memperoleh pengakuan dari orang yang memiliki kekuasaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk membenarkan perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama.
Pesan ini juga berkaitan dengan pentingnya menjaga kejujuran dan prinsip moral ketika berhadapan dengan pihak yang memiliki kewenangan.
Seseorang tidak semestinya membenarkan kebohongan, mendukung kezaliman, atau mengabaikan kebenaran hanya demi mendapatkan keuntungan maupun menjaga hubungan dengan penguasa.
Dalam kehidupan sehari-hari, pesan tersebut dapat menjadi pengingat agar seorang Muslim tetap mempertimbangkan nilai benar dan salah berdasarkan ajaran agama, bukan semata-mata mengikuti keinginan orang yang memiliki kedudukan lebih tinggi.
Meski demikian, hadis ini tidak berarti bahwa menghormati atau menaati pemimpin dalam perkara yang baik merupakan tindakan tercela.
Hal yang menjadi peringatan ialah ketika upaya menyenangkan penguasa dilakukan dengan mengorbankan ketaatan kepada Allah SWT.
Karena itu, pesan utama hadis tersebut adalah pentingnya menjaga integritas dan tidak menjadikan keridaan manusia sebagai alasan untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama.
Seorang Muslim diingatkan untuk menempatkan ketaatan kepada Allah SWT sebagai prinsip utama dalam mengambil keputusan, termasuk ketika menghadapi tekanan dari pihak yang memiliki kekuasaan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Info Keislaman Ridha Penguasa Hilang Jabatan Rasulullah SAW




















