Kamis, 15/10/2026 20:12 WIB

HUT Ke 56, INACA Ajak Stakeholder Perkuat Industri Penerbangan Nasional





Maskapai penerbangan berperan dalam melancarkan lalu lintas orang di dalam pulau dan antar pulau.

Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon Prawiraatmadja. Foto: inaca/jurnas

JAKARTA, Jurnas.com – Asosiasi perusahaan penerbangan nasional (INACA) mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama memperkuat industri penerbangan nasional di tengah tantangan global.

Demikian disampaikan Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja dalam peringatan HUT ke-56 INACA di Cengkareng Heliport (CHP) Toos Sanitioso, Cengkareng, Tangerang, Banten, Kamis (15/10/2026).

“Seperti kita ketahui, pasca pandemi Covid-19 sampai saat ini, maskapai penerbangan global dan nasional terus menerus mengalami tantangan. Tantangan terbesar tentu dari faktor eksternal penerbangan seperti krisis geopolitik di berabgai belahan dunia seperti di Rusia-Ukraina serta di Timur Tengah yang mempengaruhi industri penerbangan dari berbagai hal seperti misalnya harga avtur yang naik tinggi, pasokan sparepart yang terkendala, adanya beberapa rute yang ditutup dan berbahaya untuk diterbangi seperti di Timur Tengah, serta kenaikan nilai tukar USD terhadap rupiah,” kata Denon.

Denon meyakini maskapai penerbangan Indonesia akan mampu menghadapi semua tantangan tersebut.

“Kita tidak tahu perkembangan geopolitik global akan seperti apa. Namun kita tidak boleh berhenti karena transportasi udara bagi Indonesia yang wilayahnya berbentuk kepulauan sudah menjadi kebutuhan mutlak bagi pertumbuhan ekonomi dan perkembangan perikehidupan masyarakat,” ujarnya.

“Untuk itu kami mengajak segenap stakeholder untuk menguatkan dan mengembangkan industri penerbangan nasional sehingga membuat maskapai penerbangan juga menjadi kuat, berdaya saing tinggi dan memberikan manfaat kepada masyarakat melalui konektivitas transportasi udara,” lanjut Denon.

Menurutnya, maskapai penerbangan berperan dalam melancarkan lalu lintas orang di dalam pulau dan antar pulau. Maskapai penerbangan juga mendukung pengembangan industri lain seperti industri pertambangan, perikanan, perkebunan dan juga dapat mengatasi kemacetan lalu lintas perkotaan dengan advance air mobility (AAM) serta membantu kesehatan masyarakat dengan ambulance terbang. Selain itu maskapai penerbangan juga berperan mengembangkan industri e-commerce dengan pengangkutan kargo dengan cepat dan aman.

INACA juga mengajak stakeholder lain untuk lebih berperan mengembangkan industri penerbangan dengan mengikuti perkembangan global. Seperti misalnya penyediaan energi alternatif untuk mendukung penerbangan hijau (net zero emmision) tahun 2060, yaitu dengan penyediaan sustainable aviation fuel (SAF) serta energi listrik tanpa bahan fosil untuk pesawat.

“Kita memiliki sumber daya yang melimpah untuk pembuatan SAF dan energi listrik yang minim emisi seperti dari angin, sinar matahari, gas bumi dan lainnya,” tegas Denon.

Pada kesempatan tersebut Denon menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada semua stakeholder yang telah turut serta membangun maskapai penerbangan nasional hingga sampai pada tahap sekarang.

“Pada hari yang baik ini, kami mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada segenap stakeholder. Terutama kepada pemerintahan Presiden Prabowo beserta kementerian dan lembaga yang telah memberikan dukungan dan arahan pada maskapai penerbangan nasional sehingga menjadi lebih baik. Terimakasih juga kepada operator penerbangan, baik itu teman-teman di seluruh maskapai penerbangan, pengelola bandara, Airnav, groundhandling, Pertamina, Jasa Raharja dan lainnya,” ujar Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja.

Tak lupa, INACA juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada stakeholder dari luar negeri seperti pabrikan pesawat Boeing, Embraer, Airbus, penyedia sistem maskapai penerbangan dan institusi lainnya. Selain itu juga terimakasih kepada asosiasi-asosiasi terkait yang telah memberikan dukungan selama ini.

 

Penghargaan kepada bandar udara

Pada peringatan HUT ke-56 INACA tahun 2026 ini, INACA juga memberikan penghargaan kepada bandara-bandara di bawah pengelolaan PT. Angkasa Pura Indonesia (In Journey Airports).

Penghargaan diberikan berdasarkan Survei Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction Index/ CSI) di 33 bandara yang dilakukan setiap tahun pada bulan Mei – Juni oleh INACA.

Pada tahun ini INACA memberikan penghargaan kepada 5 bandara yang terdiri dari:

  1. Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado kategori Best Airport for Tourism Hub Route Innovation
  2. Bandar Udara Adi Sutjipto, Jogjakarta kategori Airport Heritage & Legacy Award
  3. Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport, Balikpapan kategori Best Customer Experience Improvement
  4. I Gusti Ngurah Rai International Airport, Denpasar kategori Best Customer Experience for Tourism Hub
  5. Jenderal Ahmad Yani Airport, Semarang kategori Best Customer Experience for Local Culture
KEYWORD :

HUT INACA Denon Prawiraatmadja Industri penerbangan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :