Seorang perawat menyiapkan suntikan vaksin penyakit coronavirus (COVID-19) Pfizer-BioNTech di pusat vaksinasi di Forum Humboldt di Berlin, Jerman 19 Januari 2022. (Foto file: Reuters)
Singapura, Jurnas.com - Pemerintah Singapura resmi memasukkan vaksinasi COVID-19 ke dalam jadwal imunisasi nasional mulai 12 Oktober. Langkah tersebut diumumkan secara bersama oleh Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) dan Badan Penyakit Menular (CDA) untuk memastikan vaksin tetap mudah diakses serta terjangkau oleh masyarakat.
Vaksinasi ini akan dimasukkan ke dalam Jadwal Imunisasi Anak Nasional (NCIS) serta Jadwal Imunisasi Dewasa Nasional (NAIS), sebagaimana dikutip dari Channel News Asia pada Rabu (7/10).
Sebelumnya, sejak 2020, program vaksinasi Covid-19 diselenggarakan di bawah Program Vaksinasi Nasional guna mempercepat cakupan perlindungan selama masa pandemi.
"Karena COVID-19 akan terus bersirkulasi dan menimbulkan risiko penyakit parah, khususnya bagi kelompok lanjut usia dan individu yang rentan secara medis, vaksinasi COVID-19 akan ditambahkan ke dalam NCIS dan NAIS demi menjamin vaksin tetap dapat diakses dan terjangkau bagi publik," demiian pernyataan bersama MOH dan CDA.
Otoritas kesehatan merekomendasikan vaksinasi bagi warga berusia 60 tahun ke atas, kelompok rentan secara medis berusia enam bulan ke atas, serta para penghuni fasilitas panti jompo dan perawatan lansia.
Tenaga kesehatan serta warga yang tinggal serumah dengan individu rentan juga sangat diimbau menerima vaksin guna melindungi lingkungan sekitar. Kendati demikian, masyarakat umum berusia enam bulan ke atas yang ingin menerima vaksin tetap diperbolehkan.
Mengenai ketentuan dosis, individu yang belum pernah divaksinasi disarankan menerima dua dosis berjarak delapan minggu bagi anak usia enam bulan hingga empat tahun, serta satu dosis bagi usia lima tahun ke atas.
Bagi yang telah divaksinasi sebelumnya, dianjurkan menerima dosis tambahan dengan jarak sekitar satu tahun, minimal lima bulan, setelah suntikan terakhir.
Bersamaan dengan pembaruan jadwal ini, Singapura mendistribusikan vaksin mutakhir yang menargetkan varian baru, yakni XFG Moderna/Spikevax dan XFG Pfizer-BioNTech/Comirnaty, di lebih dari 600 klinik dokter umum (GP), seluruh poliklinik, serta pos tim vaksinasi bergerak (MVT) di penjuru negeri.
Vaksin yang telah disetujui Otoritas Ilmu Kesehatan (HSA) ini memberikan perlindungan lebih kuat terhadap galur virus saat ini dan varian yang tengah berkembang, dengan tingkat keamanan yang setara dengan versi sebelumnya.
Mulai 12 Oktober, vaksin Pfizer-BioNTech versi baru dapat diakses oleh individu berusia 12 tahun ke atas, sedangkan Moderna tersedia mulai usia enam bulan. Adapun bagi anak-anak usia enam bulan hingga 11 tahun, vaksin Pfizer-BioNTech baru akan mulai diberikan pada 2 November mendatang.
Pemerintah Singapura menegaskan bahwa vaksinasi COVID-19 tetap disubsidi penuh bagi warga negara Singapura, penduduk tetap, pemegang izin tinggal jangka panjang, serta pemegang izin jangka pendek tertentu di klinik CHAS GP, poliklinik, dan pos MVT.
Karena subsidi penuh masih berjalan, pembiayaan vaksinasi tidak dapat diklaim melalui skema MediSave 500/700 maupun MediSave Chronic and Preventive Care terhitung mulai 1 Januari 2027 hingga peninjauan lebih lanjut.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Vaksin Covid-19 Singapura Imunisasi Nasional Pfizer Moderna


























