Selasa, 29/09/2026 09:58 WIB

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Najran Lagi, Tak Jelaskan Ancaman





Arab Saudi kembali mengeluarkan status aman untuk wilayah Najran setelah sempat memberikan peringatan bahaya pada Senin (28/9)

Seorang anggota pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi, termasuk Tentara Nasional dan pasukan Poros Taiz, mengoperasikan menara senjata yang dipasang di belakang truk pikap di pos pemeriksaan di sepanjang garis depan Kadha di sebelah barat Taiz di Yaman barat pada 13 September 2026 (Foto: AFP)

Jakarta, Jurnas.com - Arab Saudi kembali mengeluarkan status aman untuk wilayah Najran setelah sempat memberikan peringatan bahaya pada Senin (28/9). Peringatan tersebut menjadi yang kedua dikeluarkan untuk wilayah di bagian selatan Arab Saudi yang berbatasan langsung dengan Yaman.

Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi menyatakan kondisi bahaya di Najran telah berlalu hanya beberapa menit setelah peringatan dikeluarkan. Warga kemudian diminta tetap mengikuti instruksi keselamatan dan menghindari berkumpul maupun mengambil foto di lokasi.

Namun, Pertahanan Sipil tidak menjelaskan jenis bahaya yang memicu peringatan tersebut.

Sebelumnya pada hari yang sama, otoritas juga mengeluarkan pemberitahuan status aman untuk Najran dan wilayah Jazan yang berada di dekatnya, setelah sebelumnya memberikan peringatan bahaya di kedua kawasan tersebut.

Najran menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena lokasinya berada di perbatasan Arab Saudi dengan Yaman. Dalam beberapa hari terakhir, Arab Saudi menghadapi serangkaian serangan rudal dan drone yang dikaitkan dengan kelompok Houthi di Yaman.

Pada 20 Juli, Houthi mengumumkan apa yang mereka sebut sebagai "blokade maritim" terhadap Arab Saudi. Setelah itu, kelompok tersebut juga mengklaim melakukan serangan menggunakan rudal dan drone terhadap kapal serta sejumlah lokasi yang terkait dengan Arab Saudi.

Arab Saudi sendiri telah memimpin koalisi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional sejak Maret 2015 dalam konflik melawan Houthi. Kelompok tersebut menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi di Yaman sejak September 2014.

Meski Pertahanan Sipil kembali menyatakan kondisi di Najran telah aman, otoritas tetap meminta masyarakat mematuhi petunjuk keselamatan dan menghindari aktivitas yang dapat mengganggu penanganan situasi di lapangan. (*)

Sumber: Anadolu

KEYWORD :

Arab Saudi Kelompok Houthi Yaman Saudi Wilayah Najran




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :