Rabu, 15/07/2026 16:52 WIB

Pakar dan Menkeu Kompak Apresiasi Diplomasi Ekonomi Sari Yuliati di AS





Saya kagum atas keuletan Ibu Sari Yuliati dan rombongan DPR yang mampu menjelaskan secara komprehensif bahwa sinergi antara pemerintah dan parlemen berjalan bai

Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Kunjungan Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati bersama delegasi Komisi XI DPR RI ke Amerika Serikat menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Diplomasi parlemen tersebut dinilai berhasil memperkuat kepercayaan investor dan lembaga pemeringkat internasional terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Pakar kebijakan publik Trubus Rahardiansyah mengatakan, langkah Sari Yuliati bersama rombongan menunjukkan peran strategis DPR RI dalam mendukung kebijakan ekonomi pemerintah di tingkat internasional.

“Saya kagum atas keuletan Ibu Sari Yuliati dan rombongan DPR yang mampu menjelaskan secara komprehensif bahwa sinergi antara pemerintah dan parlemen berjalan baik. Mereka berhasil meyakinkan pihak S&P bahwa kebijakan fiskal Indonesia konsisten, prudent, dan berpihak pada rakyat,” kata Trubus ke pada wartawan, Rabu (15/7).

Menurut Trubus, keberhasilan tersebut membawa sejumlah dampak positif, mulai dari meningkatnya kepercayaan global terhadap stabilitas ekonomi Indonesia, memperkuat posisi fiskal di mata lembaga internasional, hingga mendorong sentimen positif bagi nilai tukar rupiah dan pasar modal domestik.

Ia menilai, diplomasi parlemen yang dilakukan delegasi DPR RI menjadi bukti bahwa sinergi antara legislatif dan pemerintah mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Senada dengan itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kunjungan delegasi DPR RI yang dipimpin Sari Yuliati bersama pemerintah ke Amerika Serikat pada April lalu turut memengaruhi persepsi positif investor dan lembaga pemeringkat internasional.

“Beberapa bulan lalu kami dengan anggota DPR, Ibu Sari, Pak Misbakhun, Pak Hekal, bertemu investor dan S&P. Kami menggambarkan bahwa di Indonesia parlemen dan pemerintah adalah satu kesatuan yang baik, sehingga mereka melihat kebijakan kita utuh dan benar-benar bertujuan untuk memakmurkan rakyat tanpa melanggar undang-undang yang telah dibuat parlemen,” ujar Purbaya dalam rapat paripurna DPR RI.

Menurut Purbaya, sinergi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Standard & Poor’s mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada level BBB/A-2 dengan outlook stabil.

“Keberadaan DPR yang dipimpin Bu Sari di forum internasional mencerminkan sikap pemerintah Indonesia yang kolaboratif. Sinergitas ini memberi harapan baru bagi masa depan Indonesia sebagai negara berdaulat dengan ketahanan ekonomi, energi, dan pangan,” katanya.

Dalam pertemuan dengan investor dan S&P, lanjut Purbaya, delegasi DPR RI yang terdiri atas Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati serta anggota Komisi XI Mukhamad Misbakhun dan Kamrussamad Hekal menekankan bahwa Indonesia memiliki pola kerja sama yang kuat antara pemerintah dan parlemen dalam merumuskan kebijakan fiskal.

Menurut dia, keputusan S&P mempertahankan peringkat kredit Indonesia tidak hanya mencerminkan kondisi fiskal yang sehat, tetapi juga memperlihatkan kepercayaan internasional terhadap tata kelola ekonomi nasional yang dijalankan secara konsisten.

Purbaya menambahkan, pemerintah bersama DPR RI akan terus memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus membangun optimisme menuju Indonesia Emas.

“Kita harus lebih berani menyampaikan sentimen positif kepada masyarakat dan pasar. Indonesia tidak lagi cemas, melainkan menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

 

 

 

KEYWORD :

Wakil Ketua DPR Sari Yuliati diplomasi Parlemen kebijakan ekonomi Trubus Rahadiansyah




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :