Pelepasan tukik di pantai Kuta, Bali, Sabtu (23/5/2026). Foto: dok. jurnas.com
JAKARTA, Jurnas.com - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) bersama Bali Sea Turtle Society dan Kuta Beach Sea Turtle Conservation, komunitas konservasi penyu lokal, melepas 100 tukik sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility/Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR/TJSL) terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem laut di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (23/5/2026).
Direktur Pemasaran BRI Life Tina Meilina melalui keterangannya, Minggu (24/5/2026) menyampaikan, pemilihan Bali sebagai lokasi kegiatan konservasi, karena Bali merupakan salah satu wilayah penting habitat peneluran alami penyu di Indonesia, khususnya untuk spesies Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea). Penyu jenis ini termasuk satwa dilindungi dan berstatus rentan (vulnerable).
Pantai Kuta, Pantai Serangan, Pantai Saba, hingga kawasan Sanur tercatat menjadi area pendaratan dan peneluran alami penyu di Bali.
WhatsApp call center bank neo
Karakteristik pantai di Bali, seperti garis pantai landai, pasir halus, vegetasi pesisir, serta suhu dan kelembapan pantai yang sesuai, menjadikan kawasan ini ideal sebagai habitat peneluran penyu.
Selain itu, keberadaan komunitas konservasi lokal yang aktif dan konsisten turut menjadikan Bali sebagai salah satu pusat edukasi dan pelestarian penyu di Indonesia.
Berapa wa call center neo bank
“Penyu adalah salah satu indikator kesehatan laut. Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi nyata menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung masyarakat lokal yang telah konsisten menjaga habitat penyu,” ujar Tina.
Berdasarkan data konservasi di berbagai wilayah Indonesia, populasi penyu saat ini menghadapi ancaman serius akibat pencemaran laut, kerusakan habitat pesisir, perubahan iklim, hingga aktivitas manusia di wilayah pantai. Di Bali sendiri, kawasan Pantai Kuta secara rutin menjadi lokasi penyelamatan telur penyu dan pelepasan tukik, terutama pada musim peneluran antara Mei hingga Oktober.
Wa call center neo bank
“Kami berharap kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya menjaga lingkungan laut, serta menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan bersama-sama menjaga kelestarian alam Indonesia bagi generasi mendatang,” tutup Tina.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pelepasan Tukik Konservasi Penyu Tina Meilina












