Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah
Jakarta - Pemerintah dinilai tidak paham dengan Pancasila. Hal itu terkait upaya hukum pemerintah untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, pemerintah seharusnya melakukan tesis sebelum mengambil keputusan untuk pembubaran HTI tersebut."Pemerintah ini kelimpungan karena pemerintahnya sendiri tidak terlalu paham Pancasila," kata Fahri, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (8/5).Baca juga :
Jangan Salah Kaprah, Ini Perbedaan MMA dan UFC
Akibat tak paham dengan Pancasila, kata Fahri, pemerintah pada akhirnya terkesan berlebihan dalam menghadapi HTI. Menurutnya, upaya hukum pembubaran HTI kurang tepat.
Jangan Salah Kaprah, Ini Perbedaan MMA dan UFC
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
HTI FPI Menkopolhukam Wiranto




























