Pria Palestina Jehad Al-Shagnobi, yang terluka dalam serangan Israel sebelumnya di rumahnya, berjalan dengan fiksator eksternal di lengannya untuk memeriksa kerusakan di rumahnya di lingkungan Sabra, setelah operasi Israel, di lingkungan Sabra di Kota Gaza, 8 Oktober 2025 (Foto: REUTERS)
Jakarta, Jurnas.com - Jumlah total korban tewas di Gaza telah mencapai 72.938 orang seiring berlanjutnya agresi rezim Israel terhadap Jalur Gaza, kata Kementerian Kesehatan Gaza.
Kantor Berita Sama sebagaimana dikutip IRNA pada Minggu, mengutip data kementerian, melaporkan bahwa sebanyak 7 orang syahid dan 25 lainnya terluka telah dibawa ke rumah-rumah sakit di Gaza dalam 48 jam terakhir.
Sejak gencatan senjata diumumkan pada 11 Oktober 2025 hingga saat ini, sebanyak 929 orang telah gugur di Gaza dan 2.811 orang lainnya mengalami luka-luka.
Selain itu, 781 jenazah korban juga telah berhasil dievakuasi dari bawah reruntuhan.
Dengan demikian, jumlah total korban tewas di Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai 72.938 orang, sementara jumlah korban luka mencapai 172.919 orang.
Rezim Israel, dengan dukungan Amerika Serikat, melancarkan perang besar-besaran terhadap penduduk Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.
Namun, Israel gagal mencapai tujuannya untuk menghancurkan gerakan Hamas dan mengembalikan tahanan Israel melalui jalur perang, sehingga akhirnya terpaksa menyetujui gencatan senjata dengan Hamas.
Sejak gencatan senjata diberlakukan, rezim Israel menolak untuk melaksanakan beberapa ketentuan dalam perjanjian tersebut dan terus melanjutkan serangannya terhadap Jalur Gaza.
Sumber: IRNA
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Korban Gaza Warga Palestina Israel Palestina Genosida Israel























