Bendera Uni Eropa berkibar di luar kantor pusat Komisi Eropa di Brussels, Belgia 9 April 2025. REUTERS
Brussels, Jurnas.com - Negara-negara Uni Eropa sepakat memperpanjang hak tinggal bagi warga Ukraina yang melarikan diri dari perang hingga 2028 mendatang. Namun, aturan itu dikecualikan bagi laki-laki berusia 23 hingga 60 tahun, yang seharusnya aktif di militer.
Uni Eropa sebelumnya memberlakukan perlindungan darurat bagi warga Ukraina usai invasi Rusia pada 2022, dengan memberikan mereka hak untuk tinggal, bekerja, dan mengklaim tunjangan di blok yang beranggotakan 27 negara tersebut.
Seiring berlanjutnya perang yang kini memasuki tahun kelima, para duta besar negara anggota UE menyetujui proposal untuk memperpanjang hak-hak tersebut hingga Maret 2028.
Namun, dalam sebuah perubahan yang diminta oleh Kyiv untuk membantu negara itu mendapatkan pasukan tambahan dalam pertempuran, Uni Eropa mengecualikan mereka yang berusia wajib militer.
"Dengan mempertimbangkan kebutuhan pertahanan Ukraina yang terus berkembang, ke depannya perlindungan sementara hanya akan diberikan kepada mereka yang memenuhi kewajiban militer mereka di Ukraina," demikian pernyataan Uni Eropa yang dikutip dari AFP pada Rabu (15/7).
"Pembatasan ini hanya akan berlaku bagi pemohon baru untuk perlindungan sementara. Hal ini tidak akan berlaku bagi mereka yang telah mendapatkan manfaat perlindungan sementara di UE," blok tersebut menambahkan.
Saat ini terdapat sekitar 4,4 juta warga Ukraina yang melarikan diri dari perang dan tinggal di Uni Eropa dengan status perlindungan sementara. Jerman, Polandia, dan Republik Ceko tercatat menampung komunitas warga Ukraina terbesar sejauh ini.
Menurut data, pria dewasa mengisi 27 persen dari seluruh warga Ukraina yang saat ini mendapat perlindungan Uni Eropa, sementara wanita mencapai 43 persen dari total populasi, dan anak di bawah umur sebanyak 30 persen lainnya.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Uni Eropa Pengungsi Ukraina Perang Rusia vs Ukraina


























