Penyidik KPK, Novel Baswedan usai menjalani perawatan wajahnya karena disiram air keras oleh orang tak dikenal
Jakarta - Kondisi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, dikabarkan terus membaik setelah menjalani perawatan di Singapura selama tiga minggu akibat penyiraman air keras di wajahnya.
Menurut juru bicara KPK, Febri Diansyah, sudah ada perkembangan dari perawatan Novel. Dokter mata, kata dia, telah melakukan tindakan penanganan, di antaranya analisis langsung terhadap dua bola matanya mengunakan alat manual.
"Dokter juga memberikan cairan untuk mengetahui kondisi matanya dengan indikator warna. Dan melakukan pemasangan lensa pada mata kanan," ujar Febri.
Kondisinya saat ini, kata Febri, mata kiri novel yang sebelumnya kemajuannya lambat, kini sudah mulai ada perubahan. Dikatakannya, kornea hitam pada mata kirinya perlahan tumbuh namun harus terus mendapat suplay darah dan oksigen. "Penumpukan kalsium pada selaput mata sebelah kiri ini mulai berkurang akibat penggunaan obat," tutur Febri.
"Untuk bagian mata sebagai kanan, suplai darah dan oksigen progresnya semakin membaik. Kita harapkan, dalam waktu dua minggu ada pertumbuhan kornea yang signifikan," kata Febri.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Novel Baswedan KPK



























