Rabu, 10/06/2026 17:16 WIB

Legislator Dorong TVRI Manfaatkan Piala Dunia 2026 untuk Perkuat Layanan





Jangan sampai euforia Piala Dunia berakhir begitu saja tanpa meninggalkan manfaat jangka panjang bagi TVRI dan masyarakat.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti. (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, mendorong Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memanfaatkan momentum penyelenggaraan Piala Dunia 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan publik sekaligus mengembangkan bisnis penyiaran nasional.

Menurut Nila, TVRI perlu mulai menyiapkan strategi keberlanjutan pasca-penyelenggaraan ajang sepak bola terbesar dunia tersebut agar manfaat yang diperoleh tidak berhenti setelah turnamen usai.

“Mulai hari ini setelah event Piala Dunia ini, TVRI bisa mempertimbangkan konten yang memiliki basis penonton yang berkelanjutan. Mungkin bisa dipertimbangkan dengan Liga Indonesia. Karena market sepak bola Indonesia ini sangat besar dan diharapkan dapat menjaga market share yang juga besar,” kata Nila kepada wartawan, Rabu (10/6).

Nila menjelaskan, pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI dengan TVRI tidak hanya berfokus pada aspek teknis penayangan pertandingan Piala Dunia 2026. Ia juga menyoroti kesiapan TVRI sebagai penyiar resmi (official broadcaster) dalam memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses siaran secara mudah, gratis, dan berkualitas.

Menurut dia, perhatian khusus perlu diberikan kepada daerah-daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan penyiaran agar seluruh masyarakat dapat menikmati siaran Piala Dunia secara merata.

“Saya membahas langsung kesiapan TVRI sebagai official broadcaster. Yang menjadi perhatian saya bukan hanya soal tayangan pertandingan, tetapi juga bagaimana seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati siaran Piala Dunia dengan mudah, gratis, dan berkualitas, termasuk di daerah-daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses,” ujarnya.

Politikus PDIP itu menilai momentum Piala Dunia 2026 harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat posisi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik. Selain meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, ajang tersebut juga diharapkan mampu mendukung peningkatan pendapatan serta pengembangan konten yang diminati publik.

Karena itu, Nila mengingatkan agar tingginya antusiasme masyarakat selama penyelenggaraan Piala Dunia tidak berakhir tanpa memberikan dampak jangka panjang bagi TVRI.

“Jangan sampai euforia Piala Dunia berakhir begitu saja tanpa meninggalkan manfaat jangka panjang bagi TVRI dan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, usulan menghadirkan tayangan Liga Indonesia dinilai sejalan dengan tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola. Dengan basis penggemar yang besar, kompetisi domestik berpotensi menjadi konten unggulan yang dapat menjaga keterlibatan penonton sekaligus memperkuat posisi TVRI di tengah persaingan industri penyiaran.

Melalui momentum Piala Dunia 2026, Nila berharap TVRI tidak hanya sukses menayangkan pertandingan kelas dunia, tetapi juga mampu membangun ekosistem konten olahraga yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indonesia.

“Saya harap TVRI juga mampu membangun ekosistem konten olahraga yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indonesia,” tutupnya.

 

 

 

KEYWORD :

Warta DPR Komisi VII Nila Yani Hardiyanti Piala Dunia 2026 layanan publik LPP TVRI




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :