Sabtu, 25/07/2026 22:39 WIB

Dari Pekerja Hingga Lulusan Baru, 2.529 Mahasiswa Padati OSMB UT Jakarta





Universitas Jakarta (UT) memulai rangkaian kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) yang diikuti oleh 2.529 mahasiswa dari berbagai latar belakang

Ribuan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Jakarta mengikuti kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Tahap 1 (Foto: UT)

Jakarta, Jurnas.com - Universitas Jakarta (UT) memulai rangkaian masa orientasi bagi ribuan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.

Sebanyak 2.529 mahasiswa memadati Gedung Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, dalam kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) Tahap 1 dan Klinik Ujian yang digelar pada Sabtu (25/7).

Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi ribuan mahasiswa baru untuk mengenal sistem pembelajaran di Universitas Terbuka sekaligus memahami berbagai layanan akademik yang akan mendukung perjalanan studi mereka.

Sejak pagi, para peserta memenuhi area UTCC dengan semangat dan antusiasme tinggi. Bagi sebagian peserta, kegiatan ini menjadi pengalaman pertama memasuki dunia perguruan tinggi.

Mereka datang dengan latar belakang yang beragam, mulai dari lulusan sekolah menengah, pekerja profesional, pelaku usaha, hingga masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan setelah bertahun-tahun menunda kuliah.

Direktur UT Jakarta Drs. Moh. Muzammil mengatakan bahwa UT hadir sebagai solusi pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Menurutnya, sejak didirikan, UT memiliki misi memperluas akses pendidikan tinggi agar semakin banyak warga negara yang

"Selama ini UT telah berkontribusi bagi bangsa melalui peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Sejak awal berdiri, misi UT adalah memperluas akses perguruan tinggi sehingga pendidikan tidak boleh mahal," kata Muzammil.

"Dengan biaya yang terjangkau, mahasiswa tetap mendapatkan kualitas yang sama baiknya. Modul-modul UT ditulis oleh para doktor, disusun berdasarkan standar akademik, kemudian dievaluasi dan direview oleh para pakar untuk memastikan kualitasnya," ujarnya menambahkan.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar bangga menjadi bagian dari Universitas Terbuka yang saat ini telah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) dengan akreditasi unggul.

Menurutnya, mahasiswa UT Jakarta merupakan bagian dari ribuan insan pembelajar yang memiliki kesempatan besar untuk berkembang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

"Kalian harus bangga berkuliah di kampus yang memiliki Akreditasi Unggul, berstatus PTN-BH, didukung dosen-dosen berkualitas, dan menjadi bagian dari ribuan mahasiswa UT Jakarta yang sedang berjuang meraih masa depan yang lebih baik," ujar Muzammil.

Sementara itu, Rektor Universitas Terbuka Prof. Ali Muktiyanto menekankan bahwa UT merupakan perguruan tinggi yang dibangun atas prinsip inklusivitas, fleksibilitas, dan keterjangkauan.

Ia menilai bahwa UT membuka kesempatan belajar bagi siapa saja tanpa memandang usia, pekerjaan, lokasi tempat tinggal, maupun latar belakang sosial.

Dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang didukung teknologi digital, mahasiswa dapat belajar sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing tanpa harus meninggalkan aktivitas utama mereka.

Rektor juga menegaskan bahwa kualitas pendidikan UT dijamin melalui sistem penjaminan mutu yang ketat, akreditasi yang diakui secara nasional maupun internasional, serta proses evaluasi berkelanjutan pada seluruh layanan akademik.

Ia menekankan bahwa tidak boleh ada sekat yang menghalangi seseorang untuk memperoleh pendidikan tinggi. Menurutnya, UT adalah kampus yang paling inklusif karena dapat diakses oleh seluruh kalangan, baik generasi muda, pekerja, pelaku seni, profesional, maupun masyarakat yang sebelumnya belum memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

Selain itu, keterjangkauan biaya menjadi bukti kehadiran negara dalam memastikan pendidikan dapat dinikmati seluruh warga.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga mengingatkan mahasiswa tentang pentingnya kedisiplinan belajar. Ia menegaskan bahwa Buku Materi Pokok (BMP) merupakan sumber belajar utama yang harus menjadi pendamping mahasiswa selama masa studi.

Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan studi tidak dapat dipisahkan dari kebiasaan membaca, mengerjakan latihan mandiri, memanfaatkan sumber belajar digital, serta menjaga konsistensi belajar.

Mahasiswa juga diingatkan untuk tidak meremehkan latihan soal dan evaluasi yang tersedia dalam modul karena menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman materi secara mendalam.

Rektor Ali mengajak seluruh mahasiswa baru untuk menanamkan semangat belajar sepanjang hayat dan menjadikan kuliah sebagai sarana membangun masa depan yang lebih baik. Semangat tersebut dirangkum dalam jargon yang disampaikan kepada seluruh peserta, yakni

"Kampus UT di hatiku, disiplin jalan hidupku, sukses akademik, sukses dunia kerja, sukses masyarakat, dan sukses kuliah prestasi tujuan hidupku," ujar Rektor UT.

Adapun rangkaian kegiatan OSMB kali ini mahasiswa baru mendapatkan pemaparan mengenai sistem pembelajaran jarak jauh, layanan akademik dan kemahasiswaan, penggunaan platform digital pembelajaran, hingga Klinik Ujian yang memberikan panduan teknis pelaksanaan ujian di UT.

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta motivasi akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan belajar yang fleksibel dan mandiri.

Mengusung tema “Bukan Kampus Biasa! OSMB Tahap 1 UT Jakarta Tunjukkan Peran Nyata untuk Negeri”, kegiatan ini menegaskan bahwa kuliah di Universitas Terbuka bukan sekadar memperoleh gelar akademik.

Mahasiswa diajak untuk berani belajar, aktif berdiskusi, membangun jejaring, serta memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui sistem pembelajaran yang terbuka dan fleksibel, UT memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga negara untuk meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan tinggi.

KEYWORD :

Universitas Jakarta OSMB UT UT Jakarta Ali Muktiyanto Moh. Muzammil




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :