Sabtu, 18/04/2026 03:06 WIB

Januari 2024, 170.000 Investor Baru Masuk Pasar Saham





Pertumbuhan jumlah investor baru tersebut tidak dipengaruhi oleh pelaksanaan Pemilu 2024

Papan elektronik IHSG di Bursa Efek Indonesia. (Foto ilustrasi)

Jakarta, Jurnas.com - Hingga akhir Januari 2024, sebanyak 170.000 Investor baru bertransaksi di pasar saham yang dikelola PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik menyebut pertumbuhan jumlah investor baru tersebut tidak dipengaruhi oleh pelaksanaan Pemilu 2024.

BEI menetapkan target pertumbuhan investor di akhir tahun, yakni 2 juta investor terlepas apakah kegiatan pemilu berlangsung satu atau dua putaran.

“Bursa pada posisi yang tidak mendapatkan posisi di mana pun dalam konteks pemilu. Jadi apapun kegiatan pemilu itu, bursa sudah punya program kerja yang dilakukan dan itu harusnya tidak terdampak,” ungkap Jeffrey Hendrik, Senin (19/2/2024).

Jeffrey melihat penambahan total investor baru ini disebabkan oleh katalis positif dari indeks harga saham gabungan (IHSG) yang tercatat tumbuh 6,16% di sepanjang 2023.

Dengan angka itu, IHSG mampu menduduki posisi kedua di ASEAN. Dorongan itulah yang membuat masyarakat atau calon investor tertarik dengan potensi pertumbuhan investasi di pasar modal Indonesia.

Sampai saat ini, lanjut Jeffrey, BEI terus menggencarkan kegiatan-kegiatan edukasi dan sosialisasi melalui 29 kantor perwakilan bursa di seluruh Indonesia.

Kemudian terdapat lebih dari 800 galeri investasi bursa yang ada di seluruh Indonesia. Seluruh upaya tersebut dilakukan untuk mengajak lebih banyak lagi masyarakat menjadi investor di pasar modal.

KEYWORD :

BEI Saham Investor




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :