Pekerja menyimpan gandum di terminal selama panen jelai di wilayah Odesa, Ukraina, 23 Juni 2022. (Foto: Igor Tkachenko/Reuters)
JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Vladimir Putin mengatakan, Rusia akan menggantikan ekspor biji-bijian Ukraina ke Afrika. Hal itu dia sampaiakn setelah Moskow mencabut partisipasinya dalam kesepakatan ekspor biji-bijian Ukraina lewat Laut Hitam.
"Rusia akan melanjutkan upaya energiknya untuk menyediakan pasokan biji-bijian, produk makanan, pupuk, dan barang lainnya ke Afrika," kata Putin dalam pernyataan yang dipublikasikan di situs web Kremlin.
"Saya ingin memberikan jaminan bahwa negara kami mampu menggantikan biji-bijian Ukraina baik secara komersial maupun gratis," sambung Putin.
Operasi militer Moskow memblokir pelabuhan Laut Hitam Ukraina dengan kapal perang sampai kesepakatan yang ditengahi oleh PBB dan Turki dan ditandatangani pada Juli 2022 memungkinkan lewatnya pengiriman biji-bijian yang kritis.
Awal bulan ini, Rusia keluar dari kesepakatan setelah mengeluh bahwa perjanjian terkait untuk mengizinkan ekspor makanan dan pupuk Rusia tidak dihormati.
Moskow kemudian mengatakan akan mempertimbangkan kapal kargo yang melakukan perjalanan ke Ukraina melalui Laut Hitam sebagai target militer potensial. Uni Afrika telah menyatakan "penyesalan" atas keputusan Moskow untuk mengakhiri kesepakatan ekspor biji-bijian.
Menurut Kremlin, akhir pekan ini Rusia akan menjadi tuan rumah KTT Rusia-Afrika kedua dan Forum Ekonomi dan Kemanusiaan Rusia-Afrika.
Kelompok kemanusiaan mengatakan Afrika sangat bergantung pada biji-bijian dari Rusia dan Ukraina. Kesepakatan biji-bijian telah memungkinkan ekspor lebih dari 32 juta ton biji-bijian Ukraina selama setahun terakhir.
Sumber: Al Arabiya
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kesepakatan Ekspor Biji-bijian Perang Rusia Ukraina Laut Hitam Afrika




























