Selasa, 10/12/2019 23:04 WIB

Waspada Virus Herpes Genital Tak Bisa Diobati Permanen

Herpes Genital bukan hanya menyerang fisik namun juga psikis, seperti menimbulkan rasa malu, tidak percaya diri bahkan dapat mempengaruhi hubungan antarpasangan.

Dr. dr. Wresti Indriatmi, SpKK(K), M.Epid

Jakarta, Jurnas.com - Perjalanan penyakit jenis Herpes Genital dimulai dengan lesi inisial primer, yaitu saat pertama kali terkena Herpes Genital, tubuh akan langsung menunjukkan gejalanya seperti sariawan, sakit dan dapat bernanah.

Selanjutnya, menurut Dr. dr. Wresti Indriatmi, SpKK(K), M.Epid lesi inisial non-primer yaitu saat pertama kali virus masuk, tubuh sudah terlebih dahulu membentuk antibodi sehingga virus tidak langsung terlihat atau menunjukkan gejala.

Episode kambuhan, yaitu pada saat virus yang sudah ada dalam tubuh dan menunjukkan gejalanya saat antibodi menurun.” Dalam presentasinya, ia memaparkan, “Biasanya yang terkena Herpes Genital, seperti di RSCM, berada di usia dewasa muda (20-40 tahun). Usia termuda pasien Herpes Genital di RSCM yaitu 16 tahun dan untuk tertua usia 64 tahun.

Persentase jumlah pasien penyakit ini di tahun 2016, yaitu 2,95 persen terdiri dari 4 pria; 8 orang wanita, tahun 2017, 3,37 persen terdiri dari 6 pria; 6 wanita, dan tahun 2018, 3,77 persen terdiri dari 7 pria; 8 wanita dan dari kasus tersebut, 60 persennya adalah kasus herpes atypic atau tidak menunjukkan gejala khas dan untuk mendeteksinya dibutuhkan pemeriksaan lab HSV dan PCR, 20 persen asymptomatik atau yang tidak langsung menunjukkan gejala dan 20 persen typical
atau yang sudah parah.”

Virus Herpes tidak dapat diobati secara permanen, jika sudah terkena virusnya maka akan tetap ada di ldalam tubuh. Adapun obat-obatan yang ada sekarang hanya untuk mengurangi kekambuhan penyakit ini. Herpes Genital bersifat periodik, kemunculannya akan bergantung dari daya tahan tubuh pasien.

Bagi pasien dewasa, Herpes Genital tidak berbahaya ataupun menyebabkan kematian, namun bagi ibu hamil yang baru saja terkena virus HSV akan sangat berbahaya bagi bayinya,” lanjutnya.

Ia menekankan,l Herpes Genital bukan hanya menyerang fisik namun juga psikis, seperti menimbulkan rasa malu, tidak percaya diri bahkan dapat mempengaruhi hubungan antarpasangan.

Masyarakat dapat melakukan pencegahan agar tidak terkena virus herpes, misalnya dengan tidak berganti-ganti pasangan saat melakukan hubungan seksual, selalu menjaga kebersihan terutama pada area genital dan yang terpenting jika sudah menemukan gejala atau tanda herpes seperti sariawan di area genital, segera konsultasikan ke dokter untuk diobati, hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya penularan, mengingat masyarakat sering tidak sadar bahwa mereka sudah terkena virus herpes."

TAGS : Virus Herpes Herpes Genital




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :