Jum'at, 18/01/2019 14:33 WIB

Deddy Corbuzier: Koruptor tuh yang Harus Minta Maaf Bukan Vanessa

Deddy justru mempertanyakan permintaan maaf  itu. Mentali itu mengatakan, Vanessa sama sakali tidak membuat kegaduhan.

Vanessa Angel mendapat dukungan dari kekasihnya. (Foto : Jurnas/IG Vanessa).

Jakarta - Deddy Corbuzier menanggapi permintaan maaf Vanessa Angel. Menurutnya, artis yang tersandung kasus prostitusi di Surabaya pada 5 Januari 2019 itu sama sekali tak membuat kegaduhan.

"Vanessa seharusnya tidak meminta maaf, karena tak membuat kegaduhan. Ini s***h. B***h ini. Kegaduahan apa yang dibuat Vanessa sehingga harus meminta maaf," tanya Deddy lewat video pendek yang diunggah di akun Istagram-nya, Senin (7/1).

Setelah menjalani pemeriksaan satu kali 24 jam, Vanessa akhinya dipulangkan oleh pihak kepolisian pada Minggu (6/1). Tetapi setelah itu, Vanessa terlebih dahulu meminta maaf secara terbuka karena mengaku telah membuat kegaduhan.

"Saya meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi. Saya menyadari, kesalahan dan kekhilafan saya merugikan banyak orang," kata Vanessa yang mengenakan baju putih di Polda Jawa Timur, Surabaya.

Namun, Deddy justru mempertanyakan permintaan maaf  itu. Mentali itu mengatakan, Vanessa sama sakali tidak membuat kegaduhan. "Yang ia lakukan salah atau nggak? Salah. tapi  salah dia antara dia dan tuhannya karena itu pekerjaan dia," jelas Deddy.

Kemudian Dedi mengatakan,  yang seharusnya meminta maaf adalah akun gosip yang sudah membuat kerusuhan. Akun-akun itulah seharunya yang meminta maaf.

"Yang gaduh itu apa? Media, akun gosip. Akun gosip yang mencari duit dengan berita tersebut. Yang ngata-ngatain dia, nyeber-nyeberin berita. Itu yang seharusnya minta maaf, karena kegaduhanya terjadi karena itu," tegas Deddy.

"Kalau buat dia mah..., koruptor tuh yang harus meminta maaf karena sudah merugikan rakyak. Dia harus minta maaf. Kalau Vanessa apa yang dirugikan? Jadi minfa maaf kepada Tuhan, bukan netizen," sambungnya.

 

TAGS : Deddy Corbuzier Kasus Prostitusi Vanessa Angel




TERPOPULER :