Selasa, 20/11/2018 13:16 WIB

Empat Kriteria Petani Teladan

Misalnya petani. Ia disebut teladan, jika memiliki kapasitas untuk  mengajak petani lain dalam kegiatan usaha tani yang menguntungkan dari skala ekonomi.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan, Siti Munifah, dan Kepala Badan Penyuluhan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Momon Rusmono (Foto: supi/jurnas))

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan penghargaan, 25 orang dari empat kategori penghargaan petani teladan di tingkat nasional 2018.

Keempat kategori itu di antaranya, Penyuluh, Balai Penyuluh Pertanian (BPP), Kelembagaan Ekonomi, dan Kelompok Gabungan Pertanian (Gapoktan).

Lalu apa yang dimaksud dengan petani teladan? Berikut penjelasan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan, Siti Munifah.

Munifah mengatakan, ada banyak kriteria  teladan yang sudah ditetapkan rambu-rambunya. Misalnya petani. Ia disebut teladan, jika memiliki kapasitas untuk  mengajak petani lain dalam kegiatan usaha tani yang menguntungkan dari skala ekonomi.

"Kalau tidak skala ekonomi berarti dia (petani) tidak teladan," terang Siti kepada jurnas.com, di Hotel Kaisar, Duren Tiga, Kalibata Jakarta Selatan, pada Rabu (15/8) malam.

Selanjutnya, kata Munifah, ukuran lain petani teladan adalah, mampu menggerakkan petani lain melakukan perubahan-perubahan, seperti cara berbudidaya dengan aturan main GAP (good agriculture Practices, Red).

"Petani teladan juga harus memiliki jejaring yang luas, sehingga nanti dengan harapan, jika ia terpilih, maka ia juga akan mengajak petani-petani lain  melakukan hal yang serupa. Semakin ia teladan semakin banyak orang yang dipengaruhi," terangnya.

Selain itu petani teladan harus mengikuti inovasi baru atau respon terhadap perubahan-perubahan inovasi yang  sudah dijadikan atau di sarankan oleh pemerinyah atau hasil riset yang memang harus diterapkan.

"Jadi secara kemampuan mereka terus beradaptasi dan menerima inovasi. Berusaha untuk memperkaya kemampuannya," paparnya.

Terakhir Hanifah mengatakan, jika para petani teladan ini akan menjadi "Putri Indonesia" atau Ambassador untuk menyosialisasikan apa yang sudah dikerjakan dengan baik di tempat-tempat lain. "Dengan adanya petani muda ini harapannya nanti regenerasi akan terwujud," harap Hanifah.

TAGS : Kementan petani teladan Siti Munifah




TERPOPULER :