Sabtu, 21/10/2017 15:21 WIB

Gemasaba: Jika Tak Minta Maaf, Kami Siap Perang Lawan Ahok

Gemasaba mengultimatum Ahok segera minta maaf pada KH Ma`ruf Amin.

Heru Widodo

Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat kecaman keras dari berbagai kalangan masyarakat atas pernyataannya yang dianggap melecehkan KH Ma’ruf Amin. Ahok menyebut Ma`ruf Amin sebagai saksi yang tidak netral dalam persidangan kasus penistaan Surat al-Maidah ayat 51.

Heru Widodo, Ketua Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) mengecam pernyataan Ahok karena dinilai tidak beradab dan melecehkan Ma’ruf Amin.

“Ucapan Ahok dan tim pengacaranya sangat tidak sopan dan melecehkan Kyai Ma’ruf Amin yang merupakan panutan kami warga Nahdhiyin. Bagaimana bisa ia melemparkan tuduhan tuduhan keji," ujar Heru.

Karena itu, Gemasaba menuntut Ahok segera minta maaf kepada Kyai Ma’ruf dan seluruh warga Nahdhiyin. Kyai Ma’ruf Amin merupakan sosok ulama yang sangat dihormati warga NU.

“Kami menuntut agar Ahok beserta tim pengacaranya harus segera minta maaf atas tindakannya yang tidak patut dan sangat melecehkan kyai Ma’ruf, kalau mereka tidak segera minta maaf, kami akan menyatakan sikap perang dan melawan Ahok," tegas Heru.

Menurut dia, hubungan santri dan kiai sangat dekat dan ini tidak mungkin dipahami oleh Ahok.

"Kami para santri punya prinsip Mati Urip Nderek Kiai (Hidup atau mati ikut kiai). Jadi siapapun yang menyakiti kiai sama dengan menyakiti kami sebagai santri dan itu artinya ngajak perang," lanjut Heru.

Menurut dia, tuduhan-tuduhan yang dilontarkan pengacara Ahok saat persidangan sangat tidak berdasar, antara lain menyebutkan bahwa Kiai Ma’ruf telah memberikan kesaksian palsu.

“Wajar saja kalau seluruh warga nahdhiyin tersakiti hatinya, kalau orang yang sangat di hormatinya di sakiti dihadapan publik. Melecehkan kyai sama saja melecehkan santri," ujar Heru.

Heru juga akan segera melakukan konsolidasi keseluruh DPW Gemasaba se-Indonesia terkait ucapan Ahok dan pengacaranya tersebut, saat MUKERNAS Gemasaba 3 Februari 2017 mendatang.

“Kami akan melakukan konsolidasi ke seluruh Dewan Pimpinan Wilayah Gemasaba se-Indonesia saat Mukernas besok untuk menyatakan sikap melawan dan perang terhadap Ahok dan tim hukumnya karena telah melecehkan kiai yang kami anut dan cintai," tegas Heru.

TAGS : Gemasaba ahok kh makruf amin




TERPOPULER :

TERKINI

Komdis PSSI Kenakan Sanksi Madura United

Madura United oleh PSSI dinilai telah melakukan pelanggar...

SBY Puji Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Ketua Umum Partai Demokrat SBY menyampaikan ucapan selama...

Bosan Dikambing Hitamkan? Ikuti Tips Ini

Ini langkah-langkah buat kalian yang diperlakukan tidak a...

Kumpulkan Mainan, Wanita Ini Pecahkan Rekor Dunia

Harnes menambahkan koleksinya hampir 2.000 keping, tapi d...

Ketua DPR: Pesantren Merupakan Roh Bangsa Indonesia

Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) menghadiri Haul ke-28...

Pemahaman Pancasila Bendung Paham Radikal

Pemahaman radikal ini sangat berbahaya sebab paham terseb...

HNW: Komunis Radikalisme Paling Radikal

Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanaka...

Bantahan Mantan PM Malaysia, "Saya Tak Hina Orang Bugis"

Pernyataan itu membuat Persatuan Perpaduan Rumpun Bugis M...

Wow, Pemakaman Raja Thailand Habiskan Dana Rp1,2 Triliun

Sebuah pemakaman yang mewah akan digelar oleh kerajaan un...

Kendaraan Freeport Ditembaki Orang Tak Dikenal

Penembakan terjadi terhadap kendaraan patroli Security an...

Amerika Akui Senjata Kimia Bukan Perbuatan Assad

AS telah mengakui bahwa serangan senjata kimia Sarin yang...