Memang itu masalah utama, kita tidak mempersiapkan kemandirian ekonomi kita di kebutuhan dasar, kalau beras impor, jagung impor, kedelai impor, kita bayar dengan dolar, ketika dolar menguat maka harga di Indonesia akan naik bagi para pedagang tempe, pengrajin tempe, dan masyarakat luas yang mengonsumsi nasi akan mengeluh.
Selama ini, kebutuhan kedelai dipenuhi dari luar negeri karena harus diakui harga kedelai impor lebih murah.
Produksi dalam negeri masih belum mencukupi, maka pemerintah harus menyiapkan solusinya.
Kata Mendag 3 Hari Lagi Kedelai Impor Banjiri Pasar, Dijual Rp 10.500/Kg
Kedelai ini akan disalurkan ke pengrajin melalui Primkopti Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Konsumsi kedelai impor cukup tinggi karena harga jauh lebih murah dibandingkan kedelai lokal. Saat ini kenaikan harga terjadi secara global sehingga menimbulkan kendala di pasar lokal.
Konsumsi kedelai impor cukup tinggi karna harganya jauh lebih murah dibandingkan kedelai lokal.
Konsumsi kedelai impor cukup tinggi karna harganya jauh lebih murah dibandingkan kedelai lokal.
Varietas Anjasmoro mempunyai kualitas fisik setara dengan kedelai impor (ukuran dan warna biji, Red).
Perlunya pengendalian impor kedelai melalui kebijakan dari non lartas menjad.