Sabtu, 30/05/2026 15:19 WIB

Jerman Peringatkan Rencana Israel Ekspansi Wilayah di Gaza





Jerman memperingatkan banyak pihak mengenai rencana Israel untuk mengambil lebih banyak wilayah Gaza

Serangan Israel menghancurkan masjid di Gaza (Foto: Aljazeera)

Berlin, Jurnas.com - Jerman memperingatkan banyak pihak mengenai rencana Israel untuk mengambil lebih banyak wilayah Gaza, dan secara tegas menentang pembagian permanen atas wilayah Palestina tersebut.

Pernyataan yang disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman pada Jumat (29/5) ini muncul setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengonfirmasi bahwa dia telah menginstruksikan militernya untuk memperluas kendali di Gaza.

Dikutip dari AFP pada Sabtu (30/5), Netanyahu mengarahkan pasukannya untuk merebut hingga 70 persen wilayah Palestina tersebut, di saat populasi warga setempat telah terkurung di jalur tanah kecil sepanjang pantai.

Langkah sepihak ini kian memicu ketakutan warga Palestina yang memandang perluasan zona penyangga sebagai bagian dari strategi Israel untuk mengusir mereka secara permanen, terlebih setelah adanya komentar dari menteri senior termasuk Kepala Pertahanan Israel Katz yang ingin mendorong migrasi sukarela dari Gaza.

Instruksi perluasan wilayah oleh Netanyahu ini juga berjalan beriringan dengan eskalasi serangan udara Israel, yang diklaim menargetkan para pemimpin senior Hamas.

“Kita berada di angka 50 (persen), kita bergerak ke 60. Arahan saya adalah bergerak ke — mari kita lakukan langkah demi langkah. Pertama-tama, tujuh puluh. Mari kita mulai dengan itu. Kita menekan Hamas dari semua sisi. Kita akan membereskan sisa-sisanya," kata Netanyahu.

Sebelumnya, sebuah serangan pesawat tanpa awak milik militer Israel dilaporkan menghantam kerumunan warga sipil di Lapangan Al-Shawa, lingkungan Al-Tuffah, sebelah timur Kota Gaza, hingga menewaskan tiga warga Palestina.

Insiden ini menambah panjang daftar korban sipil setelah serangan sebelumnya pada Rabu malam juga menewaskan sedikitnya 10 orang termasuk lima anak-anak di tengah klaim Israel yang mengincar dua petinggi Hamas.

Saat ini, Israel diperkirakan telah menguasai secara efektif sekitar 64 percent wilayah pesisir tersebut melalui pemindahan blok beton pembatas garis demarkasi (Yellow Line) secara sepihak lebih dalam ke teritori Hamas, melanggar draf kesepakatan gencatan senjata bulan Oktober yang seharusnya membatasi kendali militer Tel Aviv sebesar 53 persen wilayah Gaza.

KEYWORD :

Perluasan Gaza PM Israel Netanyahu Ekspansi Israel Gaza




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :