Presiden AS Donald Trump mendesak negara-negara anggota OPEC untuk terus memompa minyak pada tingkat yang lebih tinggi dari yang ada saat ini.
Arab Saudi, UEA, Bahrain dan anggota non-GCC Mesir memberlakukan boikot diplomatik dan ekonomi di Qatar sejak Juni 2017 atas tuduhan Doha mendukung terorisme.
Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Perminyakan Saudi Khalid Al Falih.
Pemerintah Iran berharap dibebaskan dari sanksi Gedung Putih untuk menjaga ekonominya tetap bertahan.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan kepada OPEC dan sekutunya untuk menjaga produksi minyak tetap tinggi, sehingga harga tetap rendah untuk masa mendatang.
Qatar mengumumkan akan keluar dari OPEC mulai Januari 2019.
Undangan pihak kerajaan itu sehari setelah Qatar mengumumkan akan keluar dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Qatar untuk keluar dari OPEC bulan depan tidak berdampak signifikan terhadap struktur kelompok minyak atau pada harga minyak jangka pendek.
Mantan Perdana Menteri Qatar Sheikh Hamad bin Jassim Al Thani, rupanya tidak memusingkan keputusan tersebut, bahkan menyebut tindakan itu sudah tepat dan bijaksana.
Keputusan untuk keluar dari anggota 15 negara penghasil minyak dunia dikonfirmasi Qatar Petroleum, perusahaan minyak negara tersebut pada Senin (3/12).