Keputusan OPEC+ pangkas produksi bikin harga minyak dunia melonjak.
Sekjen OPEC Mohammad Barkindo wafat di Abuja
"Munculnya konflik Rusia-Ukraina berdampak besar pada pasokan minyak mentah global. Pasar mulai khawatir ketegangan ini akan membuat kelangkaan dan terjadinya gangguan distribusi"
Rusia penyumbang minyak dunia terbesar di luar OPEC. Hampir 30 persen minyak dunia dari Rusia. Dengan adanya konflik ini tentu berpengaruh terhadap harga minyak dunia. Belum lagi, berbagai proyek kerja sama di bidang energi antara Rusia dan Indonesia.
Harga minyak mentah dunia pada Kamis (12/8) ini masih berada di batas stabil, setelah sempat mengalami penurunan hingga di bawah US$70 pada Rabu (11/8) kemarin.
Harga minyak mentah Brent naik 35 persen tahun ini didukung oleh pembatasan pasokan yang dipimpin OPEC, bahkan setelah minyak pekan lalu mengalami kerugian mingguan tertajam dalam beberapa bulan terakhir.
Pada Mei lalu, oposisi mengubah strategi dan menunjukkan kesediaannya untuk kembali bernegosiasi untuk menyelesaikan krisis politik di anggota OPEC Venezuela.
Harga minyak mentah menjadi tak menentu akibat melemahnya dolar AS dan dengan lebih banyak pasokan diharapkan dari keputusan OPEC + untuk mengurangi penurunan produksi setelah April.
Negara anggota OPEC harus mematuhi pedoman produksi yang disepakati atau berisiko kembali ke kekacauan pasar April, ketika beberapa harga minyak mencapai titik terendah sepanjang masa.
Arab Saudi berjanji untuk meningkatkan produksi karena perang harga minyak mengguncang industri energi global setelah berakhirnya perjanjian pasokan dengan anggota OPEC lainnya.