Perang dagang telah berkecamuk antara AS dan China yang telah memberlakukan tarif ratusan miliar dolar pada barang-barang satu sama lain, membebani ekonomi global.
Washington mengenakan tarif baru yang menyasar lemari kayu dan meja rias asal China.
Pekan lalu, Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi baru pada warga negara dan perusahaan China atas dugaan mengangkut minyak mentah Iran.
Beijing harus menyediakan tanggapan yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan Tiongkok yang sah dan untuk menegakkan keadilan internasional.
Apkomlapan mengadu ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Hal itu guna menjawab somasi yang dilayangkan pemegang merek dagang hardisk Seagate dengan logo RFI.
Perjanjian yang diteken pada Rabu (25/9) malam itu bersifat saling menguntungkan dan memotong tarif pada produk pertanian dan industri kedua negara.
Perang dagang Amerika Serikat (AS) terhadap ekonomi China tidak berefek berarti karena Beijing mulai menemukan solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhannya.
Laut Cina Selatan adalah salah satu dari semakin banyak titik nyala dalam hubungan AS-China, meliputi perang dagang yang terus meningkat.
Sekutu AS, termasuk Jerman,mengatakan, tarif Trump bukan opsi untuk menyelesaikan masalah kedua negara tersebut.
AS resmi memberlakukan bea masuk 15 persen atas barang-barang konsumsi senilai 112 miliar dolar dari China.