Trump juga mengancam akan menaikkan tarif lebih lanjut, jika Presiden China Xi Jinping gagal mencapai kesepakatan perdagangan dengan Washington.
Tarif baru, yang menyasar berbagai barang konsumen mulai dari ponsel dan komputer laptop hingga mainan dan alas kaki, mulai diberlakukan mulai 1 September.
Pada bulan Agustus ini Indonesia melalui Bekraf akan mengikuti tiga pameran dagang terbesar di Amerika Serikat (AS) secara simultan.
Sanksi Gedung Putih tersebut kemungkinan akan memperparah ketegangan antara AS dan China yang sudah terlibat dalam perang dagang beberapa bulan terakhir.
Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto yakin, Indonesia memiliki hampir semua potensi yang mungkin dibutuhkan oleh Latvia jika ingin membuka kerja sama hubungan dagang.
Dua kapal perang India yang bertugas mengawal kapal dagang di Teluk Persia, masih tetap bersiaga di kawasan tersebut dalam jangka waktu yang lebih lama.
Sekitar 250 rudal Stinger juga berada dalam kesepakatan itu dan beberapa peralatan lain yang juga dilaporkan diminta Taiwan.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan efek perang dagang Amerika dan China harus diwaspadai, khususnya bagi generasi milenial Indonesia.
OPEC +, diperkirakan akan memperpanjang kesepakatan pengurangan produksi minyak hingga akhir tahun 2019.
Washington akan mengizinkan Huawei membeli produk dari perusahaan AS.