China menyalahkan Amerika Serikat (AS) atas meruncingnya perang dagang di antara kedua negara.
China akan mempertahankan kedaulatannya dengan cara apa pun jika ada yang mencoba memisahkan Taiwan dari wilayahnya.
Seorang pejabat senior militer Cina mengatakan tindakan Amerika Serikat terhadap Taiwan dan Laut Cina Selatan mengancam stabilitas kawasan
China mengancam akan menerbitkan daftar perusahaan dan individu asing `tak terpercaya` yang dianggap dapat membahayakan kepentingan perusahaan China.
China, yang merupakan importir kedelai terbesar di dunia itu dikabarkan sudah tidak akan membatalkan kebijakan yang sudah dibuat di Washington.
Dalam perintah eksekutif pada 15 Mei, Washington secara efektif melarang perusahaan-perusahaan AS melakukan bisnis dengan Huawei, dengan alasan masalah keamanan nasional.
Pada kunjungan kenegaraan empat hari ke Jepang, Presiden Trump menunggangi helikopter Marine One di Tokyo dan bertolak ke selatan ke Mobara Country Club untuk bermain golf bersama Abe.
Undang-undang tersebut dikeluarkan di tengah perang dagang yang semakin ketat antara China dan AS. Kedua negara telah memberlakukan larangan impor berulang pada barang dan jasa tertentu masing-masing.
Franciscus Wellirang menyebut tidak ada kekhawatiran terkait perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China.
Pembatasan yang diberlakukan pada Huawei mungkin dihapus jika kedua negara mencapai kesepakatan perdagangan.