Presiden Vladimir Putin menatakan, Rusia siap mengirimkan biji-bijian gratis ke beberapa negara termiskin di Afrika dalam tiga hingga empat bulan ke depan.
Inggris juga memiliki informasi bahwa Rusia telah meletakkan ranjau laut tambahan di dekat pelabuhan Ukraina.
Sejak Rusia keluar dari kesepakatan dan mulai menyerang pelabuhan pengekspor makanan Ukraina di Laut Hitam dan Sungai Danube, masa depan gandum dan jagung global telah meningkat tajam.
Moskow mencabut partisipasinya dalam kesepakatan ekspor biji-bijian Ukraina lewat Laut Hitam.
Penghancuran infrastruktur sipil dapat merupakan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional.
Odesa, salah satu pelabuhan utama Ukraina untuk mengekspor biji-bijian, diserang rudal Rusia.
Serangan itu juga menghancurkan 60.000 ton biji-bijian yang akan dikirim melalui Black Sea Grain Initiative 60 hari lalu.
Rusia menyerang pelabuhan Odesa Ukraina dengan rudal dan pesawat tak berawak pada Selasa (18/7).
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan, kesepakatan pengiriman biji-bijian Laut Hitam harus dilanjutkan dan dapat beroperasi tanpa partisipasi Rusia
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy akan bertemu dengan pemimpin Turkiye, Tayyip Erdogan di Istanbul setelah kunjungan ke Bulgaria dan Republik Ceko.