Paus Fransiskus mengadakan konferensi pers di atas pesawat kepausan dalam penerbangannya kembali setelah mengunjungi Malta, pada 3 April 2022. (Foto: Vatican Media/Handout via REUTERS)
JAKARTA, Jurnas.com - Paus Fransiskus meminta Rusia untuk menghidupkan kembali kesepakatan biji-bijian Laut Hitam, di mana Moskow mengizinkan Ukraina untuk mengekspor biji-bijian dari pelabuhannya meskipun ada perang.
Kesepakatan biji-bijian Ukraina disetujui tahun lalu dan memungkinkan sekitar 33 juta ton biji-bijian meninggalkan pelabuhan Ukraina, membantu menstabilkan harga pangan global dan mencegah kekurangan.
"Saya menyerukan kepada saudara-saudara saya, pihak berwenang di Federasi Rusia, untuk membangun kembali inisiatif Laut Hitam sehingga gandum dapat diangkut dengan aman," kata Fransiskus ketika menyampaikan pesan mingguan Angelus pada Minggu (30/7).
"Kami terus berdoa untuk martir Ukraina, di mana perang menghancurkan segalanya, termasuk gandum, yang merupakan pelanggaran besar bagi Tuhan karena gandum adalah hadiahnya untuk memberi makan umat manusia dan tangisan jutaan saudara dan saudari kita yang menderita kelaparan terangkat ke langit," katanya.
Rusia dua minggu lalu menolak untuk memperpanjang kesepakatan yang ditengahi oleh PBB dan Turkiye, di mana ekspor biji-bijian Ukraina melewati Laut Hitam untuk mencapai pasar global, termasuk Afrika, mengurangi tekanan pada harga pangan.
Berlangsung Sembilan Hari, Konklaf untuk Memilih Pengganti Paus Fransiskus Dimulai 7 Mei
Moskow menarik diri dari perjanjian tersebut setelah memprotes selama berbulan-bulan bahwa bagian dari kesepakatan yang memungkinkan ekspor pupuk Rusia tidak dihormati.
Sumber: Al Arabiya
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Paus Fransiskus Laut Hitam Perang Rusia Ukraina















