Sabtu, 18/04/2026 03:06 WIB

Zelenskyy: Kesepakatan Biji-bijian Laut Hitam Bisa Berjalan tanpa Rusia





 Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan, kesepakatan pengiriman biji-bijian Laut Hitam harus dilanjutkan dan dapat beroperasi tanpa partisipasi Rusia 

Ukrainian President Volodymyr Zelenskyy gives a joint press conference with NATO head in Kyiv, on April 20, 2023. (AFP)

JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan, kesepakatan pengiriman biji-bijian Laut Hitam harus dilanjutkan dan dapat beroperasi tanpa partisipasi Rusia.

Ukraina, kata Zelenskyy dalam pidato video malamnya, adalah sumber makanan bagi 400 juta orang. "Afrika memiliki hak atas stabilitas. Asia memiliki hak atas stabilitas," katanya.

Pada Senin (17/7), Rusia menghentikan partisipasi dalam perjanjian, yang memungkinkan Ukraina mengekspor biji-bijian melalui koridor pengiriman yang aman di Laut Hitam, menyebabkan kekhawatiran di negara-negara miskin bahwa kenaikan harga akan membuat makanan tidak terjangkau.

Moskow mengatakan, jika permintaan untuk meningkatkan ekspor biji-bijian dan pupuknya sendiri dipenuhi, Moskow akan mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali kesepakatan yang secara resmi dikenal sebagai Inisiatif Butir Laut Hitam.

Kesepakatan yang ditengahi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Turkiye dipuji sebagai pencegahan darurat pangan global menyusul invasi Rusia pada Februari 2022 ke Ukraina dan blokade pelabuhan Laut Hitam.

"Ukraina, PBB, dan Turkiye bersama-sama dapat memastikan pengoperasian koridor makanan dan inspeksi kapal. Ini diperlukan untuk seluruh dunia," kata Zelenskyy.

Dalam pesan terpisah di aplikasi Telegram, Zelenskyy mengatakan telah percakapan telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres. Dia mengatakan sepekat "bekerja sama, dan dengan negara-negara terkait, untuk memperbarui keamanan pangan dan pengiriman makanan melalui Laut Hitam."

Dalam pesan videonya, Presiden Ukraina mengatakan dunia sekarang memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa pemerasan tidak diperbolehkan bagi siapa pun. "Kita semua harus memastikan keamanan, perlindungan dari kegilaan Rusia," ucapnya.

"Inisiatif Butir Laut Hitam dapat dan harus terus beroperasi - jika tanpa Rusia, maka tanpa Rusia," sambungnya.

Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba, yang berada di New York minggu ini untuk berpartisipasi dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB, mendesak Rusia untuk berhenti bermain permainan kelaparan.

Sumber: Al Arabiya

KEYWORD :

Rusia Tangguhkan Kesepakatan Biji-bijian Perang Rusia Ukraina Volodymyr Zelenskyy




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :