Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memastikan bakal bertindak adil dalam mengusut tuntas kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.
KPK menjadwalkan pemeriksaan dua petinggi anak usaha PT PLN, Corporate Secretary PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI), Lusiana Ester dan Direktur Keuangan PT PJBI, Amir Faisal.
KPK membidik dugaan keterlibatan Dirut PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1. Sebab, nama Sofyan kerap muncul dalam fakta persidangan.
Pertemuan Bos Blackgold Natural Resources Johannes Budisutrisno Kotjo dengan Dirut PLN Sofyan Basir difasilitasi oleh mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.
Bos Blackgold Natural Resources, Johannes Budisutrisno Kotjo selaku terdakwa kasus suap PLTU Riau-1 mengaku memberikan sumbangan kepada Munaslub Partai Golkar.
Bos Blackgold Natural Resources, Johannes Budisutrisno Kotjo selaku terdakwa kasus suap PLTU Riau-1 menyampaikan ucapan terimakasih kepada mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov).
Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan bukti catatan yang dimiliki bos Blackgold Natural Resources, Johannes Budisutrisno Kotjo selaku terdakwa kasus suap PLTU Riau-1.
Bos Blackgold Natural Resources Ltd, Johanes B Kotjo sebagai terdakwa kasus suap PLTU Riau-1 mengungkap pihak penghubung dengan Dirut PLN Sofyan Basir, sehingga negosiasi bisa berjalan dengan cepat.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) disebut berminat untuk menggarap proyek yang ada di PLN. Hal itu disampaikan Setnov saat bertemu Dirut PLN Sofyan Basir.
Dirut PLN Sofyan Basir membongkar isi pertemuannya dengan Bos Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Kotjo. Saat itu, Johannes diantar mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.