https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Joko Widodo: Negara Menjamin Kebebasan Beragama dan Beribadah

Untung Subagja | Sabtu, 28/12/2019 02:05 WIB



Di negeri Pancasila semua harus saling menghormati dan saling menghargai perbedaan dan keberagamaan diantara sesama anak bangsa dalam semangat bhinneka tunggal ika Calon Presiden nomor 01, Joko Widodo

Sentul, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo menegaskan jika negara menjamin kebebasan beragama dan beribadah menurut keyakinan masing-masing.

Penegasan ini disampaikan oleh Joko Widodo di hadapan sekitar 11.000 orang yang hadir dalam Perayaan Natal Nasional 2019 di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jumat (27/12/2019) malam.

“Saya tegaskan di negeri Pancasila negara menjamin kebebasan beragama dan beribadah menurut agamanya masing-masing. Saya tegaskan di sini sekali lagi negara menjamin kebebasan beragama dan beribadah menurut agamanya masing-masing,” kata Joko Widodo yang disambut tepuk tangan yang sangat meriah dan antusias dari ribuan orang yang hadir.

Baca juga :
Mensos Minta Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Dipercepat dan Tepat Sasaran

Joko Widodo menegaskan bahwa di negeri Pancasila semua harus saling menghormati dan saling menghargai perbedaan dan keberagamaan diantara sesama anak bangsa dalam semangat bhinneka tunggal ika.

“Di negeri Pancasila kita harus bersatu untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

Ia mengaku dalam setiap kali kesempatan hadir di perayaan Natal nasional, ia merasakan bukan hanya suasana sukacita dan kegembiraan namun juga suasana kerukunan, persahabatan, persaudaraan, dan cinta kasih sebagai saudara sebangsa dan setanah air diantara semua.

“Karena itu saya sangat setuju dengan pesan Natal nasional tahun ini hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang,” katanya.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Natal, tambah dia adalah momentum yang indah bagi semua untuk merayakan persahabatan dan merajut persaudaraan dan kerukunan antar anak bangsa.

“Dan juga momen bagi kita untuk mensyukuri indahnya keberagamaan. Dan kemajemukan kita semuanya sebagai bangsa besar, bangsa Indonesia,” lanjutnya.

Melalui pesan Natal ini umat kristiani diajak bersama merawat persaudaraan, kerukunan, harmoni kehidupan, dan menjauhkan diri dari hal-hal yang merusak persahabatan dan persaudaraan di antara sesama.

Ia mencontohkan agar masyarakat menjauhi seperti ujaran kebencian, menebar fitnah, menebar hoaks, dan juga sikap intoleransi.

“Kita tidak ingin tali siaturahim, jembatan persahabatan dan persaudaraan yang telah terjalin dengan sangat baik oleh anak bangsa sejak ratusan tahun lalu justru dirusak oleh provokasi yang memecah belah,” jelasnya.



Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Natal Joko Widodo Kebebasan Beragama

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Humanika

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777